Hasti bersama bayinya yang dilahirkan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan
Hasti bersama bayinya yang dilahirkan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan

KORANSERUYA.COM – Melahirkan tepat tanggal 17 Agustus adalah sebuah kebanggan bagi setiap ibu di negeri ini. Sebab, mereka akan melahirkan anak yang hari jadinya bertepatan dengan kemerdekaan Republik Indonesia.

Salah satunya Hasti (28) asal Kecamatan Sendana, Palopo. Tak pernah terbayang dibenaknya, dia melahirkan anak keempatnya tepat tanggal 17 Agustus 2017. Tepat pukul 00.45 Wita, warga Kecamatan Sendana ini melahirkan anaknya secara normal di RSU St. Madyang, Palopo.

BACA JUGA : Lahir 17 Agustus, Mantan Bupati Lutra Bangga

“Tidak pernah membayangkan kalau saya melahirkan tepat di hari kemerdekaan,” ucap Hasti kepada koranseruya.com saat ditemui di RSU St. Madiyang, Kamis (17/8) siang. Tidak seperti orang kebanyakan yang rela melakukan operasi caesar untuk mendapatkan hari lahir yang sama dengan hari kemerdekaan, perut Hasti tak sedikitpun tersentuh pisau bedah.

BACA JUGA : Cakka Inspektur Upacara, Putranya Sebagai Ajudan

Dengan berat 2,8 kilogram, si jabang bayi lahir dengan selamat. “Lahiran ini tidak direncanakan, semua berjalan normal, anak dan ibu pun sehat,” kata Ketua Yayasan RSU St. Madyang, dr. Nasruddin.




Sang ibu berdoa agar anaknya kelak dapat meneruskan perjuangan para pahlawan yang telah berhasil memerdekakan negeri ini. “Semoga anak saya bisa jadi anak yang sholehah dan dapat mencontoh para pejuang. Utamanya pejuang wanita dari Tana Luwu, Opu Dg Risadju,” harapnya. (liq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twelve − 10 =