Seniman senior Laila Sari dikabarkan meninggal dunia pada Senin (20/11) pukul 19.50 WIB di usia 82 tahun.
Seniman senior Laila Sari dikabarkan meninggal dunia pada Senin (20/11) pukul 19.50 WIB di usia 82 tahun.
Topik Populer
#Gempa Palu

KORANSERUYA.COM–Kabar duka datang dari dunia hiburan Indonesia. Seniman senior Laila Sari dikabarkan meninggal dunia pada Senin (20/11) pukul 19.50 WIB di usia 82 tahun.

Laila Sari merupakan seniman yang sudah berkarya sejak era 1980-an. Laila tinggal di kawasan kampung artis Tangkiwood di Mangga Besar, Jakarta Barat.

Kabar duka soal Laila Sari pertama kali merebak dari media sosial.

“Iya, Laila Sari tadi meninggal sekitar pukul 8 malam,” kata Achmad Hary Winarko, warga Tangkiwood, tetangga Laila Sari, dikutip dari CNNIndonesia.

Laila Sari lahir pada 4 November 1935 di Padang Panjang, Sumatera Barat. Ia mengawali karier sebagai pemain sandiwara dan penyanyi. Laila kemudian mengembangkan karier dengan bermain dalam film layar lebar. Ia pun pernah bermain dalam sejumlah sinetron ketika masa film nasional mengalami mati suri.

Sebelum kabar meninggal dunia merebak, beberapa waktu lalu Laila Sari pernah diundang ke sebuah acara bincang-bincang dan mengisahkan kesulitan yang ia alami. Hidup Laila di masa modern dihabiskan dalam kondisi yang amat sederhana di kediamannya di Tangkiwood.

Laila Sari mengisahkan pengalamannya di awal tinggal di Tangkiwood dan masuk ke kawasan hiburan Princen Park. “Mak dulu badung, sama teman-teman Mak. Kalau malas tinggal loncat naik tangga. Atau lewat pintu yang sudah digergaji sama anak-anak, muat dua badan di kolongnya. ‘Enak aja lo, gue enggak punya duit,’” kata Laila, mengingat kenakalannya dahulu.

Sementara itu, anak angkat Laila Sari, Mayasari mengungkap gelagat aneh sang ibunda sejak dua bulan lalu. Seolah merasa hidupnya tak lama lagi, Laila berpesan kepada Mayasari, bahwa ia telah menyiapkan kain kafan untuknya. Hal tersebut diucapkan Laila, lantaran ia tak ingin merepotkan keluarga.

“Kemarin dia (Laila) bilang sebulan yang lalu atau dua bulan yang lalu, pokoknya udah lama juga ‘nanti kalau mau meninggal, nih mama sudah sediakan kain kafan. Mama nggak mau nyusahin kamu. Nanti kamu nggak usah beli lagi’,” ujar Mayasari menirukan ucapan sang ibunda, saat ditemui di rumah duka di kawasan Tangkiwood, Jakarta Barat, Senin (20/11/2017) malam.

 

Mendengar hal itu, Mayasari pun pun sempat heran. “Saya tanya, ngapain kok ngomong gitu. Ngapain disediakan? Kata dia iya sudah tiga bulan yang lalu, sudah disediakan semuanya,” jelas sang anak.

Beberapa jam sebelum meninggal, Laila sempat tertatih keluar dari kamar mandi. Kemudian nafasnya pun tersengal sejak pukul 18.00 WIB. Wanita berusia 83 tahun itu akhirnya meninggal dunia pada sekira pukul 20.00 WIB, di kediamannya. (*/cbd)