Dirut PAM TM Palopo, H Yasir, menyerahkan cinderamata kepada Direktur PDAM Pangkep, saat PDAM Pangkep mengadakan studi banding mengenai pengelolaan air bersih di PAM TM Palopo, Jumat (10/11) lalu. (ft/ist)
Dirut PAM TM Palopo, H Yasir, menyerahkan cinderamata kepada Direktur PDAM Pangkep, saat PDAM Pangkep mengadakan studi banding mengenai pengelolaan air bersih di PAM TM Palopo, Jumat (10/11) lalu. (ft/ist)

KORANSERUYA.COM–Hasil survei yang dikeluarkan oleh lembaga survei Indonesia Local Victory (ILV) terhadap tingkat pelayanan pemerintah Kota Palopo di bawah kepemimpinan Walikota Palopo, HM Judas Amir, menempatkan pelayanan air bersih pada tingkat tertinggi dengan angka 94,1 persen.

Data yang dirilis oleh ILV, Rabu (8/11/2017) lalu itu, tentu sejalan dengan upaya yang dilakukan oleh Perusahaan Air Minum Tirta Mangkaluku (PAM TM) Kota Palopo selama ini, yang senantiasa berupaya menjangkau semaksimal mungkin penyediaan air bersih kepada seluruh masyarakat Kota Palopo.

Direktur Utama (Dirut) PAM TM Kota Palopo, Yasir mengaku sangat senang dengan hasil survei tersebut. Hal yang paling menggembirakan menurut Yasir, adalah angka kepuasan masyarakat yang berada di atas angka 90 persen.

“Ini tentu sangat membanggakan bagi kami sebagai lembaga yang diberi tugas untuk menyediakan kebutuhan air bersih bagi penduduk Kota Palopo,” ucap Yasir, kemarin.

Yasir menyebutkan, jika hasil survei tersebut akan dijadikan sebagai motivasi bagi jajaran PAM TM Kota Palopo dalam memberikan pelayanan yang lebih baik lagi bagi masyarakat Kota Palopo, supaya nantinya seluruhnya bisa terlayani air bersih.

“Kami tak mau berbesar kepala dengan hasil survei ini, namun tentu ini akan menjadi evaluasi bagi kami untuk lebih berbenah dalam peningkatan mutu pelayanan ke depan,” katanya.

Dikatakannya, sebagai kebutuhan dasar manusi ketersediaan air bersih menjadi hal yang mutlak dilakukan. Tidak hanya itu, yang lebih penting lagi menurutnya adalah bagaimana air bersih ini mampu menjagkau seluruh masyarakat. “Itu menjadi kewajiban dan sekaligus tantangan bagi kami,” ujar Yasir.

Keberhasilan PAM TM dalam menyediakan dan memenuhi kebutuhan air bersih selama ini tidak hanya dirasakan manfaatnhya oleh masyarakat Kota Palopo saja, namun hal ini juga dilirik oleh perusahaan air minum daerah lain baik yang ada di Sulawesi Selatan mau pun Indonesia.

Salah satunya adalah PDAM Pangkep yang datang melaksanakan studi banding, Jumat (10/11/2017) ke PAM TM Kota Palopo, terkait berbagai keberhasilan yang dicapai selama ini mulai dari manajemen hingga proses pengolahan air bersih dan pendistribusiannya.

“Masyarakat tidak hanya puas pada penyediaan air bersih yang dilakukan oleh PAM TM, namun juga pada pelayanan dalam kemudahan pembayaran rekening yang bisa dilakukan secara online di sejumlah loket pembayaran yang tersebar di penjuru Kota Palopo,” ujar Yasir.

“Khusus pada pelayanan pembayaran ini memang masih ada sedikit kendala terutama pada pembayaran tunggakan penyegelan. Kadang pelanggan mengeluh sudah membayar tunggakan namun segelnya belum dibuka,” lanjut Yasir.

Untuk itu, Yasir memberi solusi terhadap hal ini dengan meminta ke pelanggan untuk segera menginformasikan pelunasan pembayaran penyegelan tersebut ke pihak PAM TM melalui telepon (0471) 21247 atau SMS ke 085145320000, karena hingga saat ini pelunasan pembayaran penyegelan di loket-loket yang ada belum terkoneksi secara otomatis ke PAM TM. “Begitu kami dapat informasi pelunasannya kami akan langsung membuka segel,” kuncinya.

Hingga saat ini, PAM TM Kota Palopo telah melayanai sebanyak 31 ribu lebih pelanggan yang pasokan airnya dilayani oleh 5 unit Instalasi Pengilahan Air Minum (IPAM) yang ada di Murante, Mungkajang, Perumnas Rampoang, Battang dan Batu Papan Kelurahan Padang Lambe. (rilis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

16 − 7 =