PALOPO – Seleksi calon rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo masuki babak baru. Dua bakal calon dinyatakan gugur dalam seleksi berkas.

Ketua Tim Seleksi bakal calon Rektor IAIN Palopo Dr. Syamsu Sanusi mengatakan, dengan gugurnya dua peserta dengan demikian persaingan untuk menahkodai IAIN Palopo menyisakan enam peserta.

Dua orang yang tidak memenuhi syarat itu adalah Prof. Dr. Hamzah K dan Dr. A. Riawarda.

Dia menjelaskan, kedua calon tersebut dinyatakan gugur karena ada beberapa persyaratan yang tidak terpenuhi.

“Diantaranya adalah karena faktor usia. Sesuai peraturan Menteri Agama No 68 Tahun 2015 batas maksimal usia adalah 60 tahun pada saat masa akhir jabatan rektor yang sedang berjalan. Kedua adalah bakal calon ini tidak pernah menjabat posisi manajerial serendah-rendahnya adalah ketua jurusan,” katanya Rabu (28/11) malam.

Untuk tahap seleksi selanjutnya enam bakal calon rektor yang dinyatakan lolos berkas akan dibahas dalam proses pertimbangan senat. Selama 21 hari, hasil dari pertimbangan senat tersebut akan dikirim ke Komisi Seleksi Kementerian Agama.

“Komisi seleksi dipusat akan menentukan tiga nama. Setelah tiga nama terpilih hasilnya akan diajukan ke Menteri Agama. Rektor IAIN terpilih akan ditentukan oleh Menteri,” imbuhnya.

Enam nama calon rektor IAIN yang lolos seleksi berkas antara lain, Direktur Umum Pasca Sarjana IAIN Dr Abbas Langaji, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Dr Rustan S, Wakil Rektor 2 Bidang Keungan Dr Ahmad Syarief Iskandar, Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan Dr Hasbi, Wakil Dekan 1 Fakultas Ushuluddin Dakwa IAIN Dr HM Zuhri Abunawas, dan Petahana Rektor IAIN Palopo, Dr Abdul Pirol. (liq)