PALOPO – Mahasiswa Stikes Kunia Jaya Persada (KJP), Ardianto (27) ditemukan tak bernyawa di kamar kostnya di Jalan Eboni, Kelurahan To Bulung, Kecamatan Bara, Sabtu (03/11) malam.

Jenazahnya pertama kali ditemukan oleh Zul, teman korban. Saat ditemukan, korban berada di kamar mandi dengan posisi kepalanya berada di dalam baskom.

Menurut Zul, tadi malam dirinya dihubungi keluarga korban dari Luwu Banggai, Sulawesi Tengah. Dia diminta untuk melihat kondisi korban, sebab sejak pagi tidak bisa dihubungi.

Rekan korban tersebut kemudian mendatangi kostan Ardianto untuk mengetahui kondisinya. Namun, kamar kostnya tersebut dalam keadaan terkunci.

Bersama Awal, salah satu penghuni kost yang lain, Zul masuk melalui jendela. Alangkah kagetnya mereka berdua, ketika mendapati Ardianto sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf yang diminta konfirmasi, Minggu (4/11) mengatakan, di dalam kamar korban, polisi menemukan alat suntik
anestesi atau alat suntik bius yang biasa digunakan untuk operasi.

“Dugaan sementara, korban meninggal akibat bunuh diri. Kami temukan alat suntik anestesi di TKP,” kata Ardy.

Ia menambahkan, dugaan penyebab bunuh diri adalah masalah keluarga. “Jenazahnya masih di kamar mayat RSUD Sawerigading. Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan, mereka ingin menjemput jenazah almarhum untuk proses penguburan,” terangnya.

Meski demikian, pihak kepolisian tetap akan mendalami kasus kematian korban. “Kami tetap menyelidiki kasus ini,” pungkasnya. (liq)