Abdul Thoyyib
Abdul Thoyyib
Topik Populer
#Gempa Palu

KORANSERUYA.COM — Bupati Luwu, Andi Mudzakkar hampir pasti maju di pilgub Sulsel 2018 mendatang. Cakka begitu sapaan akrabnya digandeng oleh kandidat gubernur Ichsan Yasin Limpo (IYL). Lantas bagaimana dengan statusnya sebagai bupati? Ketua KPU Luwu, Abdul Thoyyib mengatakan, Cakka hanya sifatnya cuti saat kampanye.

BACA JUGA : Akhirnya… Luwu dan Lutra Sepakat Jalankan Program UHC BPJS Kesehatan

” Beliau tidak mundur walau naik kelas. Hanya cuti saat kampanye,” katanya saat dimintai tanggapannya, Kamis (3/8). Sesuai aturan lanjut Toyyib, Cakka harus mundur jika ia maju sebagai calon kepala daerah di luar provinsi Sulsel. ” Misalnya, kalau di Sulbar pak Bupati maju tentu harus mundur. Kalau masih dalam Provinsi Sulsel, hanya cuti,” katanya.

Hal yang sama juga diungkapkan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel, Asri Yusuf. Dia menyebut pada pasal 4 ayat 5 huruf q PKPU no 3 tahun 2017 disebutkan bahwa Bupati/wakil bupati, Walikota atau wakil walikota yang mencalonkan diri sebagai bupati atau wakil bupati, walikota/wakil walikota di kabupaten/kota lain, atau bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota yang mencalonkan diri sebagai gubernur atau wakil gubernur di provinsi lain, maka yang bersangkutan harus mundur dari jabatannya.

BACA JUGA : PAN Luwu Target 7 Kursi, Yani Mulake: Bekerja Dini Hadapi Pileg 2019

” Jadi, dalam kasus pak Cakka tidak harus mundur. Hanya cuti saja karena masih dalam satu provinsi,” katanya. Aturan tersebut lahir lanjut Asri agar seorang kepala daerah yang maju di provinsi lain tidak melupakan atau mengabaikan tugas pokoknya di daerah sendiri. ” Kalau masih dalam provinsi yang sama tentu masih bisa dihandle oleh bupati. Aturannya kan hanya cuti kampanye saja,” kata mantan anggota KPU Bulukumba ini. Sebelum cuti lanjutnya, Cakka harus menandatangani pernyataan tertulis bersedia cuti di luar tanggungan negara selama masa kampanye.

BACA JUGA : Eks Ketua IPMIL Unhas : Jangan Jadikan Isu Pemekaran Luwu Raya Jualan Politik

Kabag Humas Pemkab Luwu, Ansir Ismu mengatakan, dengan majunya Andi Mudzakkar di perhelatan pilgub Sulsel tugas pokoknya sebagai bupati tidak akan terbengkalai. Di struktur pemerintahan, jika bupati berhalangan hadir maka posisinya diambil alih oleh wakil bupati, Sekda atau pejabat lain yang ditunjuk.




” Ini namanya koordinasi. Semuanya sudah terstruktur dengan baik. Jadi, walaupun bupati berhalangan hadir karena kesibukannya masih ada pejabat lain yang mengambil alih tugasnya,” katanya. Kecuali kata dia, pada acara-acara tertentu, bupati tidak bisa diwakili maka bupati yang akan hadir.

” Sekarang kan jaman teknologi. Jarak sudah semakin dekat dan cepat. Jadi, dengan majunya beliau di perhelatan pilgub tidak ada masalah. Semuanya masih berjalan sesuai dengan tupoksinya,” kata mantan Camat Wara, Palopo ini. (adn)