MAKASSAR- Situasi yang dialami duet Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) jelang Pilgub Sulsel 2018 mendatang, nampaknya sangat dipahami Ketua Umum DPP Demokrat Susilo Bambang Yuhdoyono (SBY).

Mantan Presiden RI itu memaklumi jika IYL-Cakka maju lewat perseorangan. Mengingat ada upaya yang mencoba menjegal duet ini masuk ke arena Pilgub Sulsel 2018.

Menyadari situasi itu, SBY yang menggelar rapat terbatas dengan
terbatas dengan Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Amir Syamsuddin dan Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan H. Ni’matullah (Ulla), guna merespon langkah yang ditempuh IYL-Cakka.

Dalam rapat yang berlangsung santai itu, Sabtu (25/11/2017) malam di Jakarta, diputuskan Demokrat tetap dibarisan IYL-Cakka.

“Ketua Umum (SBY) menekankan supaya Pak Ichsan Yasin Limpo tetap berusaha secara maksimal untuk mencukupkan jumlah kursi atau menjaga secara sungguh-sungguh partai yang ada sekarang,” ungkap Ulla, melalui Whats App, Minggu (26/11/2017).

Jika IYL-Cakka menghadapi situasi terburuk, dalam artian jumlah kursi minimal untuk syarat mengusung tidak cukup atau memilih menempuh jalur independen, maka Demokrat tetap tegar mendukung.

“Kita tetap tegar mendukung serta akan bekerja penuh membantu memenangkannya di Pilgub Sulsel 2018,” tandas Ulla.

Ulla yang juga wakil ketua DPRD Sulsel menekankan, partainya sangat paham situasi yang terjadi di Sulsel, khususnya yang dihadapi IYL-Cakka.

“Kami paham betul situasi yang dihadapi Pak IYL-Cakka. Kami di Demokrat berkomitmen untuk ikut merawat cara berkompetisi yang wajar dan patut, sehingga demokrasi semakin baik dan matang,” paparnya.

Seperti diberitakan, IYL-Cakka memutuskan maju lewat jalur independen atau perseorangan. Duet ini sudah menyerahkan berkas dukungan ke KPU, Sabtu (25/11/2017). Tercatat ada 1 juta dukungan KTP yang diserahkan dari total 1,5 juta yang diangkut ke KPU. (adn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five − five =