Pelaku seni di Kota Palopo memperingati hari tari se-dunia di Lapangan Pancasila Palopo.

PALOPO — Forum pekerja seni se-Kota Palopo memperingati hari Tari Sedunia pada Sabtu (28/4/18) malam di lapangan Pancasila Palopo. Kegiatan diawali dengan pawai menggunakan konsep flasmof. Kegiatan ini mengambil tema “Si Tammu Rupa”.

Ketua Panitia, Irwan Iskandar mengatakan bahwa kegiatan memperingati hari Tari sedunia adalah pertama kalinya diselenggarakan di Kota Palopo. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi sesama komunitas yang ada dikota palopo untuk tetap mempertahankan budaya Sulawesi Selatan.

“Menjaga dan tetap melestarikan kebudayaan Sulawesi Selatan, khususnya Seni Tari,” katanya.

BACA JUGA :Besok, Pelaku Seni di Palopo Kumpul di Lapangan Pancasila. Ini yang Dilakukan…

Usai pawai, dilanjutkan dengan persembahan tari kreasi dari beberapa komunitas dengan jenis tarian yang berbeda. “Tari Etnis (S3 Stikes Luwu Raya), Tari Tondok Toraja (SSA Akper Sawerigading), Tari Enggang (HMK STIEM), Tari KARUNNUANG (SIBOLA IAIN), Tari Sumanga To Luwu (S2 UNCP), Tari Pajagae (Modies UNANDA), Tari Landarunddun (SUGI ART),” Kata Sekretaris Panitia, Syahrir.

Selain tarian tadi, ada juga penampilan musik perkusi, kolaborasi tari padduppa, puisi berantai dan tari kontemporer. “Lebih dari 20 komunitas yang ada di Kota Palopo memeriahkan kegiatan ini,” tandasnya. (suf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × 1 =