MASAMBA — Sosoknya muda dan tampan. Nama lengkapnya adalah Bripda Jimmy Onang, yang sehari-hari bertugas sebagai sopir Wakapolres Luwu Utara. Usai melaksanakan tugasnya sebagai pengayom masyarakat, Jimmy begitu dia akrab disapa punya pekerjaan lain. Pada musim panen di sawah, dia tak malu-malu mengangkut gabah menggunakan motor atau istilah setempat ojek gabah.

Sekali jalan mengangkut gabah upahnya bervariasi. Mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 60 ribu. Tergantung jarak dari sawah menuju ke tempat yang ditunjukkan oleh pemilik gabah. Jangan ditanya bagaimana sulitnya mengendarai motor di tengah sawah apalagi dengan beban yang bisa mencapai 100 kilogram. Jimmy terkadang jatuh bangun melalui pematang sawah yang sempit.

Putra dari pasangan Onang Abadi (alm) dan Idarnur Nengsi ini, sejak kecil memang tak bermanja-manja kepada orang tuanya. Berbekal dengan motor yang sudah dimodifikasi, lelaki kelahiran 6 januari 1998 ini, bersama pengojek gabah lainnya di Desa Baebunta, Rante Malino, Luwu Utara dia mengais rupiah. Hasil mengojeknya diberikan kepada oangtuanya.

Usai menamatkan pendidikannya di SMA, dia mencoba tes Secaba Polri dan diterima. Dia angkatan ke 41 tahun 2016 dan baru satu tahun bertugas sebagai anggota Polres Luwu Utara. Kapolres Luwu Utara, AKBP Boy F Samola, mengapresiasi anggotanya itu. ” Sepanjang tidak mengganggu tugasnya sebagai anggota Polri tidak ada masalah,” kata Boy. Boy juga memberikan tugas tambahan kepada Jimmy saat mengojek gabah. ” Saat ngojek gabah dia bisa bisa berbaur dengan masyarakat dan memberikan penyuluhan soal Kamtibmas,” katanya.

Bhabinkamtibmas Desa Sabbang, Bripka Harsel, mengungkapkan, Jimmy juga memberikan motivasi kepada pemuda setempat untuk tidak malu-malu bekerja. Pekerjaan apapun yang dilakoni sepanjang itu halal, hasilnya akan membawa berkah. ” Dia menjadi motivator bagi anak-anak muda di desanya,” katanya. (har)