Tanri Bali Lamo bersama Ketua SejatiNA Luwu Raya, Edy Maiseng di Palopo.
Tanri Bali Lamo bersama Ketua SejatiNA Luwu Raya, Edy Maiseng di Palopo.

Koranseruya.com. Ketua DPD I Golkar Sulsel Nurdin Halid (NH), diisukan mengajak kepada Bupati Bantaeng, yang juga salah satu calon gubernur, Nurdin Abdullah (NA), untuk menjadi wakilnya pada pemilihan gubernur Sulsel 2018 mendatang.

Bagaimana sikap relawan SejatiNA dan BrigadeNA Luwu Raya? Ketua SejatiNA Luwu Raya, Edy Maiseng yang dihubungi secara tegas menyatakan tidak setuju. ” Saya sangat tidak setuju. Mestinya, pak Prof yang jadi 01,” tegas Edy Maiseng.

Dia mengatakan hal itu mustahil terjadi jika Nurdin Abdullah yang diplot sebagai calon wakil gubernur. Apalagi kata dia, selama ini relawan SejatiNA dan BrigadeNA sudah bekerja melakukan sosialiasi untuk paket Nurdin Abdullah dan Tanri Bali Lamo (NA-TBL) kurang lebih satu tahun. ” Saya yakin itu tidak akan terjadi. Relawan bakal kecewa,” katanya.

SejatiNA dan BrigadeNA Luwu Raya membawahi ribuan relawan NA-TBL di empat kabupaten/kota yang ada di Tana Luwu yakni Palopo, Luwu, Luwu Utara dan Luwu Timur. Pekan lalu, Tanri Bali Lamo, sempat menggelar road show di Tana Luwu. Pada road show tersebut, TBL menyebutkan dia siap berpaket dengan Nurdin Abdullah karena Bupati Bantaeng dua periode itu mampu membawa Sulsel ke arah yang lebih baik. (jun)

BACA JUGA :JSI : Nurdin Abdullah Terancam tak Dapat Partai