Neymar

KORANSERUYA.COM — Neymar Jr memang kini telah meninggalkan Barcelona untuk bergabung ke klub raksasa Liga Prancis, PSG. Meninggalkan Barcelona bukan berarti masalah Neymar dengan klub yang membesarkan namanya itu usai. Kini masalah baru muncul.

Seperti dilansir Mundo Deportivo, pihak Neymar ternyata masih penasaran dengan komisi 26 juta euro (Rp390 miliar) yang harusnya diterima ayah sekaligus agen Neymar, Neymar Sr. Komisi tersebut tidak dibayar Barca hingga sang pemain hengkang ke PSG.

BACA JUGA :Atlit asal STKIP Muhammadiyah Palopo Lolos ke Pomnas

Komisi tersebut tertuang dalam perpanjangan kontrak Neymar pada Oktober tahun lalu. Klausulnya, sang agen akan menerima ‘fee’ 26 juta euro jika Neymar bersedia memperpanjang kontrak. Tanpa banyak hambatan, Neymar Sr sukses merayu anaknya untuk memperpanjang kontrak.

Namun demikian, di tengah jalan, Neymar malah hengkang. Bukan karena memutus kontraknya, melainkan ada klub yang mau menebus klausul pelepasan sang pemain. Seperti diketahui, PSG menebus klausul tersebut sebesar 222 juta euro.




Dalam laporan tersebut, keputusan Neymar yang menyetujui pindah ke PSG itu yang jadi alasan Barca ogah membayar komisi 26 juta euro. Sebab kontrak baru berjalan seumur jagung, Neymar sudah hengkang.

Juru bicara Barcelona, Josep Vives menyebut klub Katalan tidak membayar jumlah komisi tersebut, karena telah ada beberapa poin dari kesepakatan yang dilanggar.

BACA JUGA :Rp11 Triliun demi Neymar

Sebaliknya, kubu Neymar bersikukuh kalau komisi tersebut tetap harus dibayar karena klausulnya memang hanya untuk meyakinkan Neymar agar mau memperpanjang kontrak.

Untuk itu, Neymar akan mengadukan Barcelona ke FIFA. Bahkan, kemungkinan besar kasus ini akan ditangani pengadilan arbitrase FIFA, Dispute Resolution Chamber (CRD). Menarik ditunggu bagaimana akhir perseteruan Neymar dan Barcelona ini nantinya. (asm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

19 − seventeen =