Bulukumba — Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), senyam-senyum mendengar klaim pasangan calon nomor urut empat, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) atas keunggulan di Luwu Raya. Terlebih, IYL-Cakka mengaku unggul meski dukungan yang mengalir tidaklah begitu massif dibandingkan yang diterima oleh NH-Aziz.

IYL-Cakka diketahui mengklaim dukungan keluarga Kedatuan Luwu dan politisi lintas parpol di Luwu Raya. Ironisnya, dukungan itu sebatas sepihak lantaran sama sekali tidak ada deklarasi atau pernyataan sikap. Testimoni dukungan kepada pasangan itu hanya disampaikan oleh seorang ibu rumah tangga. Berbeda dengan NH-Aziz, dimana masyarakat dan tokoh berbondong-bondong mengikrarkan dukungan.

Dalam beberapa safari politik ke Luwu Raya, NH-Aziz mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat dan tokoh berpengaruh. Mulai mantan bupati hingga bupati aktif, mantan legislator hingga legislator aktif beserta tokoh adat dan tokoh masyarakat menyatu untuk NH-Aziz. Tidak ketinggalan tokoh pemuda dan aktivis perubahan beserta kelompok relawan dan masyarakat setempat.

“Ya dengar klaim pihak sebelah (IYL-Cakka), bapak (NH) cuma senyam senyum. Lucu juga ya, kesannya dipaksain begitu, padahal publik tahu, khususnya masyarakat setempat, mana kandidat yang benar-benar berjuang all-out untuk Luwu Raya,” ujar juru bicara NH-Aziz, Batari Dwi Ramadhani, Jumat, 27 April.

Totalitas dukungan tokoh dan masyarakat Luwu Raya jelas tergambar dari peta kekuatan NH-Aziz. Di empat kabupaten/kota lingkup Luwu Raya, pasangan nasionalis-religius ini jelas unggul telak. Di Palopo misalnya, wali kota Judas Amir dan wakil wali kota Akhmad Syarifuddin Daud atau Ome, meski bertarung pada pilwalkot, tapi menyatu untuk NH-Aziz pada pilgub.

Di Luwu, meski dulunya merupakan basis Cakka yang merupakan bupati dua periode, tapi dukungan malah mengalir semakin deras ke NH-Aziz. Itu tidak lepas lantaran infrastruktur politik parpol pengusung NH-Aziz yang sangat kuat. Ditambah lagi adanya isyarat dukungan dari Buhari Kahar Mudzakkar yang juga sangat berpengaruh di Luwu.

Lebih-lebih lagi di Luwu Utara dan Luwu Timur. Di dua kabupaten itu, NH-Aziz bahkan berhasil menggabungkan kutub besar kekuatan. Misalnya di Luwu Timur, NH-Aziz disokong langsung oleh bupati Thorig Husler dan ketua DPRD Amran Syam dan mantan bupati Hatta Marakarma. Begitu pula di Luwu Utara, mantan bupati Arifin Djunaid ada di barisan pemenangan NH-Aziz.

“Keunggulan NH-Aziz di Luwu Raya bukan klaim, tapi ya salah satu basis pemenangan pasangan ini memang di sana. Apalagi, Ustaz Aziz merupakan tokoh kebanggaan masyarakat Luwu Raya,” ucap Tari-sapaan akrabnya.

Kencangnya dukungan masyarakat Luwu Raya, Tari menyebut juga tidak lepas lantaran komitmen NH-Aziz memperjuangkan pembentukan Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya. Harus diakui, sambung dia, hanyalah NH-Aziz yang berani dan punya komitmen memperjuangkan cita-cita Wija To Luwu untuk membentuk Luwu Raya demi kesejahteraan masyarakat.

“NH-Aziz sudah menyatu dengan Luwu Raya dan menjadi satu-satunya kandidat yang all-out untuk memperjuangkannya,” pungkas dia. (rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × one =