Ketua Yayasan Budi Bhakti Palopo, Benny Wijaya bersama Yapto dan sesepuh masyarakat etnis Tionghoa Palopo mengikuti kampanye dialogis pasangan JUARA di Keluraha Batupasi, Senin (30/4/2018) malam lalu.
Ketua Yayasan Budi Bhakti Palopo, Benny Wijaya bersama Yapto dan sesepuh masyarakat etnis Tionghoa Palopo mengikuti kampanye dialogis pasangan JUARA di Keluraha Batupasi, Senin (30/4/2018) malam lalu.

PALOPO–Ketua Yayasan Budi Bhakti Palopo, Benny Wijaya menyerukan kepada warga etnis Tionghoa di Kota Palopo supaya solid memilih pasangan calon HM Judas Amir dan Rahmat Masri Bandaso (JUARA) di Pilkada Palopo 2018.

Benny bersama sesepuh masyarakat etnis Tionghoa lainnya di kota bermotto ‘Idaman’ ini menilai, kepemimpinan HM Judas Amir di kota ini layak dilanjutkan lima tahun ke depan.

“Pelayanan perizinan tidak berbelit, dan keamanan Palopo sangat kondusif menjadikan investasi di Palopo meningkat. Ini tidak lepas dari kepemimpinan Pak Judas Amir yang sudah terbukti memajukan investasi Palopo,” ujar Benny Wijaya saat menghadiri silaturahmi bersama pasangan JUARA di Kelurahan Batupasi, Senin (30/4/2018) malam lalu.

Menurut Benny, selama memimpin Kota Palopo, HM Judas Amir tampil sebagai kepala daerah yang mengayomi semua elemen masyarakat Kota Palopo, semua suku, agama, bahkan etnis, sehingga tidak ada diskriminasi terhadap masyarakat di daerah ini.

“Pak Judas Amir benar-benar memimpin Palopo dengan baik, tidak ada kelompok masyarakat kelas satu, semua sama. Tidak ada diskriminatif dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Benny Wijaya, diamini sesepuh masyarakat etnis Tionghoa lainnya, Yapto.

Salah satu bukti Judas Amir tidak diskriminatif dalam memimpin Palopo, Benny Wijaya mencontohkan, Pemkot Palopo dibawah pemerintahan Judas Amir memberikan juga dana hibah sebesar Rp250 juta kepada pihaknya, masyarakat etnis Tionghoa di Kota Palopo.

Menurut Benny Wijaya, dana hibah tersebut dialokasikan untuk pembangunan pagar makam masyarakat etnis Tionghoa yang terletak di Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara.

“Kami usulkan bantuan tersebut tahun 2017 lalu, ternyata usulan kami disetujui Pak Judas Amir selaku Walikota Palopo. Makanya, tahun ini, pagar makam masyarakat etnis Tionghoa di Balandai sudah dibangun menggunakan dana hibah tersebut,” katanya. (tari)