Topik Populer
#Gempa Palu

KORAN SeruYA–Nama Ketua STIKES Mega Buana Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, DR Nilawati Uly, salah satu figur perempuan yang dinilai layak maju bertarung di Pilkada Palopo 2018.

Sejauh ini, dari sejumlah kandidat yang namanya diwacanakan dan dielus akan maju Pilkada Palopo 2018, nyaris tidak ada figur perempuan. Sosok Nilawati Uly, salah satu figur perempuan di Kota Palopo yang dinilai pantas untuk ikut bertarung di pesta demokrasi lima tahunan di Kota ‘Idaman’ ini.

Nilawati Uly, salah satu figur perempuan yang cerdas dengan pendidikan doktor, berhasil mengembangkan berbagai usaha di Palopo, terutama STIKES Mega Buana yang dirintisnya bersama suami tercinta, Rahim Munir, dan sarat prestasi.

Beberapa kandidat yang membidik posisi ’01’ pada Pilkada Palopo 2018, bahkan ikut melirik Nilawati Uly sebagai salah satu figur perempuan yang dinilai punya potensi untuk mendampingi mereka sebagai kandidat ’02’ Palopo.

Sebut saja, Salahuddin Abadi. SA, begitu Salahuddin Abadi akrab disapa, mengaku memasukkan nama Nilawati Uly untuk disurvei bersama kandidat lainnya, sebagai bakal calon pendampingnya. “Iya, nama Beliau (Nilawati Uly) ikut disurvei untuk posisi bakal calon 02 yang akan mendampingi saya,” kata Salahuddin Abadi, yang telah menyatakan akan maju bertarung lewat jalur independen, baru-baru ini.

Nilawati Uly, saat berbincang-bincang dengan KORAN SeruYA, belum lama ini, tak menampik jika beberapa pihak memintanya untuk maju pada Pilkada Palopo 2018, termasuk sejumlah kandidat berkomunikasi dengan dirinya untuk menjajaki maju berpasangan.

Berbagai dukungan dan ajakan untuk maju berduet tersebut, kata Nilawati Uly, sangat diapresiasi baginya. “Saya sangat apresiasi,” kata Nilawati Uly.

Namun, kata Nilawati Uly, sejauh ini, dirinya belum berpikir ke arah Pilkada Palopo, karena dirinya sangat berkonsentrasi mengembangkan lembaga pendidikan yang dikelolanya, STIKES Mega Buana Palopo, termasuk dalam waktu dekat ini akan mengoperasikan RS Mega Buana.

“Saya juga tidak mengatakan tidak mau, karena bisa saja orang menilai saya takabur. Bisa saja orang menilai lain. Untuk saat ini, aya berkonsentrasi mengembangkan usaha yang sudah berjalan, termasuk menggeluti berbagai kegiatan organisasi,” kata Nilawati Uly.

Toh nantinya, lanjut Nilawati Uly, jika alur berjalan ke sana, tidak menutup kemungkinan bisa saja dirinya maju. “Makanya, saya tidak pernah bilang tidak mau dan mau maju Pilkada Palopo, saya tidak mau ada penilaian lain. Biarkan semua berproses,” kata Nilawati Uly. (cbd)