AKBP Taswin
AKBP Taswin

 

KORANSERUYA.COM–Jajaran Kepolisian Polres Palopo, akan menggelar Operasi Sikat. Operasi dengan sasaran pelaku kriminal itu dimulai hari ini, Jumat (11/8) hingga 30 Agustus mendatang.

Kapolres Palopo, AKBP Taswin menegaskan, operasi ini bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat di kota Idaman ini.

“Pokoknya, semua pelaku kriminal akan kita sikat. Kalau melawan, petugas tidak segan-segan melumpuhkan pelaku dengan timah panas,” kata Taswin.

Sasaran Operasi Sikat ini adalah begal, penjambret, curanmor dan lainnya. Tim Operasi Sikat melibatkan beberapa satuan seperti Reskrim dan Intelijen.

Menurut Taswin, pihaknya sudah melakukan indentifikasi sejumlah daerah atau lokasi yang kerap terjadi tindakan kejahatan. Nantinya, petugas akan menggelar patroli di titik-titik tersebut.

Dia menyebut, beberapa daerah yang tidak aman antara lain di sekitar Lapangan Pancasila, Saodenrae, Pasar Niaga Palopo dan lainnya.

(BACA JUGA): Takut Hamil, Model Seksi Ini Laporkan Walikota Terpilih Kendari ke Polisi




Selain Tim Operasi Sikat, pihaknya juga sejak beberapa waktu lalu sudah menerjunkan Kring Mobile yang berada di setiap kecamatan. Jumlahnya 9 Kring Mobile sesuai dengan jumlah kecamatan. Kring Mobile ini juga melakukan patroli setiap malam di setiap kecamatan.

“Kita ingin memberikan rasa aman bagi masyarakat,” katanya.

Sejak Polres Palopo dipimpin AKBP Taswin yang menggantikan AKBP Dudung, Mei lalu, ketentraman masyarakat di kota Palopo berangsur-angsur pulih. Sebelumnya, hampir setiap malam terjadi tindak kriminal. Yang paling mencolok adalah teror pembusuran. Bahkan, dalam sepekan ada dua sampai tiga warga yang menjadi korban pembusuran.

Bukan hanya itu, balapan liar (bali) yang kerap dilakukan sekelompok anak muda di sekitar Lapangan Pancasila dan di depan rumah jabatan Wakil Walikota, kini hampir tidak terdengar lagi. Menurut Taswin, sejak bertugas di Palopo dirinya sudah banyak mendapat laporan terkait peristiwa kriminal yang menonjol yang terjadi di masyarakat.

(BACA JUGA): Maksimalkan Pertanian, Naikkan Gaji Honorer

Misalnya, untuk teror busur, dirinya menggiatkan personil patroli di sejumlah titik yang kerap terjadi aksi pembusuran. ” Pelaku pembusuran beberapa waktu lalu sudah ada yang kita tangkapi,” katanya. Begitu juga dengan aksi balapan liar.

Menurutnya, pihaknya menempatkan petugas di titik-titik rawan. Petugas tersebut berjaga sepanjang malam. ” Dulu itu polisi hanya datang setelah ada aksi bali. Sekarang polisi yang tongkrongi mereka. Dengan demikian pelaku merasa takut,” katanya.

Anggota Komisi I DPRD Palopo, Dahri Suli merespon kinerja Kapolres Palopo. Dia mengakui sejak ada pergantian pucuk pimpinan, saat ini nyaris tidak terdengar lagi adanya aksi kejahatan. ” Dulu kita takut keluar rumah karena adanya teror busur. Saya kira sekarang sudah aman,” katanya.

Dahri berharap, kondisi seperti ini terus terjaga. Apalagi, saat ini menjelang pilkada. ” Kita mendukung langkah tegas yang dilakukan polisi untuk memberantas kriminal di Palopo,” kata legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini. (liq/adn)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one + sixteen =