Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, mengamati peralatan siaran Rativi di Studio Rativi, Senin (5/9/2016)-- foto humas palopo--
Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, mengamati peralatan siaran Rativi di Studio Rativi, Senin (5/9/2016)-- foto humas palopo--

KORAN SeruYA–Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, resmi memiliki televisi lokal milik Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo. TV lokal ini diberi nama Ratona Televisi atau Rativi.

Jika tidak ada aral melintang, Rativi akan mulai beroperasi sebagai salah satu TV lokal di kota ‘Idaman’ ini.

Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, didampingi Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informatika Palopo, Baso Akhmad, bersama Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan Kota Palopo, Burhan Nurdin, menyempatkan waktunya meninjau studio Rativi yang berada dalam kawasan Kantor Dinas Pendidikan Kota Palopo, Senin (5/9/2016) pagi lalu.

Pada kesempatan itu, Judas Amir melihat langsung sejumlah peralatan yang telah dimiliki Rativi, sesekali ia kagum melihat peralatan canggih yang ada, sama dengan peralatan yang dimiliki Tv nasional.

“Wahhhh… ternyata begini alatnya. Sudah mantap ini,” kata Judas tertawa.

Untuk itu, Judas Amir meminta kepada Dishubkominfo yang membawahi Rativi untuk selalu tertib termasuk tertib dalam peralatan.

“Jangan dioperasikan sebelum semuanya tertib, termasuk tertib peralatan, semua harus lengkap,” harap Wakil Ketua DPW Partai Nasdem itu.

Ditambahkan Judas, setelah nantinya Rativi beroperasi, bisa menggairahkan masyarakat Kota Palopo.

“Nomor satu yang diharapkan bisa menggairahkan masyarakat, misalnya ada RT/RW yang melakukan gotong royong, bisa disiarkan langsung. Termasuk yang wilayahnya kotor bisa disiarkan supaya mereka tahu. Selain itu juga semua kegiatan keagamaan dan kegiatan masyarakat lainnya yang positif akan disiarkan secara langsung,” tandas Judas.

 

 Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, didampingi Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informatika Palopo, Baso Akhmad, bersama Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan Kota Palopo, Burhan Nurdin, menyempatkan waktunya meninjau studio Rativi yang berada dalam kawasan Kantor Dinas Pendidikan Kota Palopo, Senin (5/9/2016) pagi lalu.
Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, didampingi Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informatika Palopo, Baso Akhmad, bersama Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan Kota Palopo, Burhan Nurdin, menyempatkan waktunya meninjau studio Rativi yang berada dalam kawasan Kantor Dinas Pendidikan Kota Palopo, Senin (5/9/2016) pagi lalu.

 

Sementara itu, Kadishubkominfo, Baso Akhmad mengatakan hingga saat ini pihaknya masih berupaya merampungkan semua peralatan pendukung untuk penyiaran.

Ia menjelaskan, peralatan pemancar dan seluruh komponennya hingga ke antena merupakan sarana vital pada sebuah stasiun televisi. Saat ini, tim tengah melakukan pengesetan peralatan mulai dari pemancar, antena hingga studio. Pengesetan ini akan memakan waktu sekita satu minggu.

“Untuk pengesetan peralatan ini memang memerlukan waktu yang cukup lama agar didapatkan kualitas siaran yang bagus dan benar-benar sesuai. Apalagi, peralatan yang digunakan oleh Rativi adalah perlatan paten produk luar yang penanganannya butuh kehati-hatian. Namanya juga peralatan paten dari pabrikan ternama, butuh penanganan khusus. Tidak bisa buru-buru, karena salah sedikit saja bisa mempengaruhi kualitas. Apalagi kalau sampai ada yang rusak, harga peralatannya mahal,” jelas Baso Akhmad.

Ditambahkannya, peralatan teknis yang digunakan oleh Rativi kualitasnya sama dengan yang juga di gunakan sejumlah televisi nasional. “Peralatannya sama dengan yang digunakan sejumlah TV nasional seperti RCTI, jika pemasangan dan pengesetan pelaratan ini selesai, maka siaran Rativi sudah dapat di tonton oleh masyarakat Kota Palopo dan sekitarnya,” katanya.

Pemancar berkekuatan 1 kilo watt (KW) ini akan mengudara pada kanal 52 UHF yang siarannya mampu mengkover wilayah Kota Palopo dan sekitarnya. “Bagi masyarakat yang akan menikmati siaran Rativi harus menggunakan antena UHF agar kualitas siaran trutama gambar yang didapat lebih maksimal,” tandasnya.

Terakhir kata Baso Akhmad, sejumlah program acara sudah disiapkan untuk disiarkan. “Sudah ada program acaranya, bahkan sudah ada acara yang selesai diproduksi, tinggal ditayangkan. Acara-acara yang akan kami siarkan nantinya berorientasi pada informasi seputar pembangunan Kota Palopo, permasalahan kota, dan solusinya serta sejumlah acara lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Kota Palopo,” tutupnya. (asmar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 × one =