Rekanan menandatangani kontrak dihadapan Kajari, Kadinkes, Ketua TP4D dan Asisten II.

KORANSERUYA.COM — Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Kesehatan terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat. Tahap awal, Dinkes akan membenahi dua puskesmas sekaligus, yakni puskesmas Benteng dan puskesmas Wara Selatan.

Untuk puskesmas Benteng, Dinkes akan membangun gedung rawat inap yang menelan anggaran sekitar Rp2,4 miliar. Sementara untuk puskesmas Wara Selatan akan dilakukan rehab berat gedung rawat inap dengan anggaran Rp4,6 miliar. Total pembangunan kedua gedung tersebut yakni Rp7 miliar lebih.

BACA JUGA :Basmin Mattayang Janji Angkat Honorer Jadi ASN

Selasa (2/8), para rekanan menandatangani kontrak kedua proyek tersebut dihadapan Kajari, Kadis Kesehatan, Asisten II dan Ketua TP4D. Proyek pembangunan gedung rawat inap puskesmas Benteng dilaksanakan oleh Cv. Aiy Artha Perdana sedangkan untuk puskesmas Wara Selatan oleh PT Macca Mulia Dinamis. Kedua proyek tersebut dijadwalkan rampung Desember 2017 mendatang.

Kadis Kesehatan Palopo, dr Ishak Iskandar mengatakan penandatangan kontrak tersebut adalah bagian dari komitmen Walikota Palopo dalam menjalankan roda pemerintahan. Dimana setiap pelaksanakan kegiatan-kegiatan pembangunan harus sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.




“Kita berharap melalui penandatangan kontrak di kantor kejari ini, pelaksanaan pembangunan berjalan dengan baik. Termasuk dari segi kualitas gedung,” kata dr Ishak.

Ia menambahkan, pembangunan gedung tersebut untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman dan nyaman bagi pasien rawat inap di puskesmas nantinya.

BACA JUGA :Warga Jalan Salak Palopo Diduga Simpatisan ISIS Diamankan di Toraja Utara

Sementara itu Kajari Palopo, Adianto mengatakan pada tahun ini penandatangan kontrak untuk kegiatan pembangunan daerah bisa dilakukan dimana saja. Namun untuk saat ini penandatangan kontrak harus betul-betul dilaksanakan dengan baik karena selain melibatkan pemerintah, pembangunan ini juga diawasi oleh TP4D.
Selain penandatangan kontrak, kegiatan tersebut juga bertujuan sebagai pengamanan dan pencegahan dari keterlambatan kerja yang dilakukan oleh penyedia.

“Apa yang ada dalam draf kontrak tersebut harus dijalankan sebagaimana mestinya,” tegasnya. (asm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

16 + two =