LUTIM – Armada bus pemadam kebakaran (Damkar) Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bertambah empat unit. Keempat bus pemadam tersebut diserahkan Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler usai memimpin upacara peringatan Hut Satpol PP ke 68, Hut Satlinmas ke 56 dan Hut Pemadam Kebakaran ke 99 yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Malili, Senin (23/04).

“Jadi secara keseluruhan sudah terdapat 8 unit bus pemadam kebakaran yang akan melayani masyarakat Luwu Timur. Kedepan akan kita tambah lagi unitnya sehingga bisa satu kecamatan satu unit bus pemadam kebakaran”, kata Husler.

Usai diserahkan dilakukan atraksi oleh para petugas pemadam dengan menyemprotkan air berwarna warni seperti pelangi. Atraksi ini mengundang decak kagum para peserta upacara yang terdiri dari unsur ASN, TNI, Polri, SAR, Tagana, dan para pelajar.

Kemudian dilanjutkan dengan atraksi pemadaman puluhan ban yang terbakar oleh tim pemadam dengan metode fire ground. Atraksi ini pula disambut aplouse dari seluruh peserta yang hadir.

Sebelumnya, upacara peringatan Hut Satpol PP, Satlinmas dan Pemadam Kebakaran ini berlangsung sekitar pukul 08.30 Wita yang di awali parade defile para petugas Satpol PP, Satlinmas dan Pemadam Kebakaran. Selain Bupati, upacara juga dihadiri Wakil Bupati, Irwan Bachri Syam dan Wakil Ketua DPRD, HM Siddiq BM.

“Saya ucapkan selamat memperingati hari jadi kepada seluruh anggota Satpol PP, Satlinmas dsn Pemadam Kebakaran dimana saja Saudara bertugas dan berada. Tingkatkan terus kualitas pelaksanaan tugas sebagai abdi Negara, abdi masyarakat dan abdi pemerintah sehingga dapat lebih professional, kompeten, dan berintegritas tinggi yang diharapakan dapat lebih menunjang tugas pokok dan fungsi operasional di lapangan” kata Husler saat membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Lanjut Husler, sebagai informasi bahwa pelaksanaan Pilkada Serantak yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018. Dan saat ini tahapan Pilkada Serentak telah memasuki Tahap Kampanye. Oleh karena itu momen tahapan Pilkada Serentak mejadi sangat penting bagi semua pihak terutama bagi jajaran Satpol PP dan Satlinmas di daerah, karena biasanya potensi gangguan terhadap penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, serta perlindungan masyarakat akan meningkat sangat tajam.

“Untuk menyikapi situasi dan kondisi yang akan terjadi tersebut, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, aparat Satpol PP dan Salinmas di daerah harus dapat menyiapkan diri sejak dini” tandasnya. (hr-hms/liq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

six + 8 =