Aswar tengah mencukur Walikota Palopo, Judas Amir di rumahnya
Aswar tengah mencukur Walikota Palopo, Judas Amir di rumahnya

PALOPO — Jangan pandang enteng profesi tukang cukur. Dia mudah bergaul dengan siapa saja. Termasuk para pejabat. Contohnya adalah Aswar Palo. Pemuda ini sudah setahun lebih menjadi tukang cukur langganan tetap Walikota Palopo, HM Judas Amir, Wakil Walikota, Rahmat Masi Bandaso dan sejumlah pejabat di Pemkot Palopo.

Aswar menceritakan awalnya dia mencukur walikota saat dipanggil oleh salah satu ajudan ke rumah jabatan. ” Saya sempat grogi saat tahu yang akan dicukur adalah Pak Wali,” katanya, Minggu (21/10/2018). Tak disangka, Walikota ternyata suka dengan hasil kerjanya. Sejak saat itu, dia menjadi tukang cukur langganan Judas Amir hingga saat ini.

Dalam sebulan, ungkap pemuda kelahiran tahun 1992 ini, Walikota biasanya mencukur rambutnya sebanyak 3 kali. Kadang di rujab dan di kediaman pribadi Judas Amir di Ratona, Kelurahan Benteng. Selain mencukur, Aswar juga menjadi tukang pijat refleksi. ” Pak Wali tidak neko-neko. Biasanya beliau meminta rambutnya dirapikan saja. Butuh waktu kurang lebih satu jam,” katanya.

Untuk sekali mencukur orang nomor satu di Palopo, dia diberi bayaran Rp 500 ribu. ” Saya sempat menolak karena nilainya terlalu banyak. Tapi beliau mengaku ikhlas memberikan. Alhamdulillah,” katanya. Dia mengaku bersyukur bisa dikenal sejumlah pejabat di Palopo berkat profesinya itu. Sehari-hari, Aswar menjadi tukang cukur di Family Barbershop di Jl Ahmad Dahlan Palopo. Sekali cukur di Barbershop ini, tarifnya Rp 25 ribu. (adn)