Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Palopo, Kodrat Rippi
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Palopo, Kodrat Rippi

KORANSERUYA.COM–Dinas Tenaga Kerja Kota Palopo tengah mempersiapkan sejumlah program untuk mengatasi tingginya angka pencari kerja di Kota Palopo. Program kerja ini akan dilaksanakan pada tahun 2018 mendatang, sebagai upaya pemerintah dalam membuka peluang kerja bagi tenaga pengangguran tersebut.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Palopo, Kodrat Rippi, menyebutkan, sesuai data pihaknya, dari bulan September 2017 lalu, angka pencari kerja di kota ini mencapai 2.424 orang. “Angka ini cukup tinggi, sehingga kami akan mengupayakan beberapa program dalam rangka membuka peluang kerja bagi tenaga pengangguran di Kota Palopo,” kata Kodrat Rippi kepada KORAN SeruYA, kemarin.

Beberapa program yang akan dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja tahun 2018, di antaranya job canvassing, job fair, Tenaga Kerja Mandiri (TKM), padat karya produktif, dan lain-lain.

(BACA JUGA): Layanan Air Bersih PAM TM Palopo, Wah… Tingkat Kepuasan Masyarakat Capai 94,1%

Job Canvassing, yakni program yang disinergikan Dinas Tenaga Kerja dengan beberapa perusahaan. Tim Dinas Tenaga Kerja akan mengunjungi berbagai perusahaan yang ada di Kota Palopo untuk memonitor lowongan pekerjaan yang tersedia di perusahaan tersebut. Dengan begitu, Dinas Tenaga Kerja akan memberikan pengumuman kepada para pencari kerja untuk membawa lamaran ke perusahaan yang tengah mencari karyawan.

“Job Canvassing ini salah satu upaya kami agar angka penggangguran di Kota Palopo dapat diminimalisir,” ujar Kodrat Rippi.

Selain Job Canvasing, Dinas Tenaga Kerja juga berencana akan melakukan Job Fair di Lapangan Pancasila. Job Fair ini akan dikerjasamakan dengan beberapa perusahaan dalam dan luar Kota Palopo untuk memamerkan produk mereka, dan membuka lowongan kerja bagi warga Kota Palopo. Calon karyawan akan dites dan hasilny pun akan keluar pada hari itu juga.

Warga yang mengikuti Job Fair haruslah orang yang berdomisili di Kota Palopo dan mempunyai kartu kuning atau AK1. “Kalau Lapangan Pancasila sudah rampung, kami akan melakukan job fair di sana,” ungkapnya.

(BACA JUGA): 12 Jabatan Eselon II di Pemkot Palopo Dilelang, Klik di SINI Infonya

Sementara itu, jika warga yang telah melakukan pelatihan, namun belum diserap oleh perusahaan, Dinas Tenaga Kerja menyiapkan TKM untuk mendorong mereka menjadi pelaku usaha yang mandiri. Pemkot Palopo akan menyediakan bantuan berupa peralatan untuk menunjang usaha mereka.

“Tentunya kami akan tinjau mereka terlebih dahulu. Kalau sudah dirasa layak, kami akan memberikan bantuan. Dengan begitu, lahir lagi pengusaha baru yang berpotensi menyerap tenaga kerja lainnya,” tutur Kodrat.

Selain beberapa program tersebut, Dinas Tenaga Kerja juga menyiapkan progam usaha untuk warga secara berkelompok. Dengan anggota minimal berjumlah 10 orang, Padat Karya Produktif akan memberikan pelatihan kepada sekelompok warga tersebut dengan harapan usaha tersebut dapat berkesinambungan dan berproduktif.

“Kami selalu berupaya untuk menekan angka pengangguran di Kota Palopo. Untuk itu, kami selalu menciptakan inovatif agar warga Kota Palopo dapat bekerja di usia produktif,” pungkasnya. (liq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fifteen + one =