Suasana pelatihan pengembangan kapasitas tingkat PAM TM.
Suasana pelatihan pengembangan kapasitas tingkat PAM TM.

PALOPO, SeruYA– Penggiat Anti Narkoba Perusahaan Air Minum Tirta Mangkaluku (PAM TM) siap berantas narkoba. Hal itu terlihat dalam pembukaan pelatihan pengembangan kapasitas di instansi pemerintah tingkat PAM TM Kota Palopo yang diselenggarakan BNN Kota Palopo di salah satu Cafe yang ada di Kota Palopo Senin (27/2).

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memberikan pelatihan khusus bagi penggiat anti narkoba tingkat PAM TM yang nantinya akan berperan sebagai penyuluh tentang bahaya narkoba pada seluruh karyawan karyawati PAM TM.

Penggiat Anti Narkoba PAM TM sendiri terbentuk pada 22 Februari 2017 yang dilegalkan melalui Keputusan Direktur dengan menetapkan Wiwien S Toni selaku ketua dan Sekretaris, Novita Sari Basmin serta 18 karyawan(i) selaku anggota.

Sebagai tindaklanjut akan keberadaan penggiat anti narkoba PAM TM ini akan disusun dalam program kerja yang sebagian besar bersifat sosialisasi tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan PAM TM dengan tentunya tetap berkoordinasi dengan BNN Kota Palopo.

Dengan terbentuknya penggiat anti narkoba ini akan menjadi benteng penyalahgunaan narkoba khususnya di PAM TM serta lingkungan keluarga penggiat itu sendiri dan ini merupakan langkah awal akan keseriusan Manajemen PAM TM dalam rangka mendukung program pemerintah memberantas penyalahgunaan narkoba yang keberadaannya sudah cukup parah di negeri ini.

Sementara itu, Wali Kota Palopo dalam hal ini diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Burhan Nurdin mengatakan pengembangan kapasitas di instansi pemerintah yang digelar BNN perlu diapresiasi.

“Karena trik dan cara-cara pelaku (penyalahgunaan) luar biasa, bahkan mampu menembus ‘benteng-benteng yang kokoh’. Menembus kalangan-kalangan yang tanpa diduga-duga, kalangan pendidikan, bahkan sampai penegak hukum sendiri. Kita harus waspada tentang ini, harus mengimbangi cara mereka,” ungkap Burhan Nurdin.

Kata Burhan, BNN tidak mungkin bisa melakukan tugas sendiri. Kepedulian sangat diperlukan. Bagaimana bisa mengambil peran dan berpartisipasi dalam hal ini (P4GN).

“Masa depan bangsa kita sangat bergantung pada apa yang kita lakukan saat ini,” tandasnya.

Pada kegiatan pelatihan dan penguatan kapasitas bagi penggiat anti narkoba dari kalangan karyawan PDAM Tirta Mangkaluku tersebut dihadiri KTU BNN kota palopo, Jufri Mustafa bersama jajaran, Manajer umum PAM Tirta mangkaluku, Abduh, ketua penggiat anti narkoba PAM Tirta Mangkaluku Wiwin S Toni dan para anggota penggiat anti narkoba PAM Tirta mangkaluku. (asm)