Dahri Suli terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC PKB Palopo periode 2016-2021.
Dahri Suli terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC PKB Palopo periode 2016-2021.

LAPORAN: Junias, Palopo

KORAN SeruYA–Dahri Suli terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC PKB Palopo periode 2016-2021. Ini merupakan periode kedua secara beruntun (Oppo) Dahri menakhodai PKB Palopo. Salah satu tugas berat Dahri pada periode keduanya ini adalah memunculkan kader internal PKB di pentas pemilihan Wali Kota Palopo 2018 mendatang.

Apalagi dalam muscab DPC PKB di Gedung Saodenrae Convention Centre, Kamis (10/11/2016) kemarin, pengurus DPP PKB yang hadir Jazilul Fawaid mewajibkan PKB Palopo mengusung kader internal di Pilwalkot mendatang.

Instruksi tersebut langsung ditanggapi Dahri Suli dengan menyatakan kesiapan kader PKB Palopo bertarung di Pilwalkot 2018.

“Terkait momentum politik dau tahun ke depan, ada penekanan yang telah disampaikan DPP. Peran PKB sangat diharapkan untuk ikut ambil bagian pada proses pemilihan Wali Kota Palopo dan kami siap untuk itu,” kata Dahri.

Tentunya keikutsertaan kader PKB ini diharapkan bisa menunjukkan kualitas dan memenangkan Pilkada 2018, meski diakui Dahri hal itu tidak akan mudah. “Hal ini merupakan tugas berat tapi sebagai petugas partai, kami akan tetap siap melaksanakan amanah yang telah disampaikan DPP tadi,” kata anggota DPRD Kota Palopo ini.

Sementara terkait Pemilu 2009, PKB yang saat memiliki tiga kursi di DPRD Palopo menargetkan bisa menambah dua kursi lagi di Pemilu 2019. “Kami targetkan bisa meraih lima kursi di dewan,” ujarnya.

Adapun soal tugasnya sebagai ketua DPC PKB Palopo, Dahri menegaskan keseriusannya dalam membenahi partai. “Kami akan membentuk struktur yang lebih baik, siapapun yang terpilih tentunya saya selaku ketua di akhir 2016 ini akan membantu dan ikut membenahi kepengurusan mulai pada tingkat DPC sampai pada tingkat ranting. Menurut Dahri, partainya pastinya akan lebih siap lagi dalam menjalankan tugas dan menyampaikan aspirasi rakyat,” jelasnya.

Dahri mengatakan bahwa muscab ini sebagai momentum untuk semakin memajukan PKB di Kota Palopo. “Dan kami harapkan dari dialog para peserta bisa memberikan masukan dan kritik yang membangun. Muscab adalah momentum kebangkitan PKB dan saya harapkan dari dialog para peserta nantinya bisa memberikan kritik dan masukan untuk kemajuan PKB,” kata Dahri Suli dalam sambutannya.

Sebelumnya, anggota DPR RI Komisi V DPR-RI dari Fraksi PKB, Jazilul Fawaid mengaku bersama Krisna Mukti terkesan dengan keindahan Kota Palopo. “Saya dan Krisna Mukti (anggota DPR RI F-PKB) baru pertama kali ke palopo. Menurut saya Palopo kota yang indah, baik dari alam maupun masyarakatnya,” kata Jazilul.

Jazilul juga menyinggung soal dua momentum politik, Pilwalkot Palopo 2018 dan Pemilu 2019. Jazilul berharap PKB Palopo bisa unjuk gigi pada dua pesta demokrasi itu. “Dua momentum politik itu harus dimaksimalkan kader PKB. Khusus di pilkada harus bisa ambil bagian, ikut bertarung. Saya harapkan dalam muscab ini para pengurus PKB bisa bermusyawarah dan mengambil keputusan secara mufakat untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan partai PKB. Jangan jadikan Muscab ini sebagai ajang pemecah belah tapi menjadi ajang pemersatu untuk PKB,” jelasnya.

Sementara itu Wali Kota Palopo, Judas Amir yang membuka muscab DPC PKB Palopo kemarin, berharap muscab ini bisa melahirkan keputusan-keputusan yang membuat PKB dan masyarakat Kota Palopo secara umum menjadi lebih baik,” kata Judas.

Lebih lajut ditambahkan Judas terkait dengan hadirnya anggota DPR RI Komisi X di bidang Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, Olahraga, Perpustakaan bahwa selama ini Palopo telah melaksanakan program ekonomi kreatif. “Siapa saja masyarakat Palopo yang mau bekerja sesuai dengan kemampuan, minat dan bakat mereka akan kami rangkul, kami fasilitas untuk kesejahteraannya,” ujar Judas.

Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad mengatakan muscab DPC PKB Palopo kali ini sangat bersejarah dan representatif karena dihadiri dua anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Jazilul Fawaid dan Krisna Mukti. “Mereka jauh dari Jakarta hanya untuk menghadiri acara muscab ini. Tentu ini sebuah penghargaan yang tinggi buat Palopo,” ujarnya.

Dia juga mengharapkan muscab ini bisa meningkatkan kualitas kader PKB Palopo, terutama pengurus DPC maupun ranting. “Agar jangan pengurus-pengurus ranting hanya nama saja yang ada tapi tidak pernah dikenal atau ditahu siapa orangnya,” jelasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekertaris DPW PKB Sulsel Ahmad Sunnari, Ketua Dewan Syura PKB Kota Palopo Zainuddin Sanide, serta sejumlah politikus PKB Palopo seperti Misbahuddin, Hamka Pasau, Bakri Tahir dan Islamuddin, para pengurus dan kader PKB Palopo. (jun/isl/cr1)