Topik Populer
#Gempa Palu

PALOPO – Setiap dua hari seminggu, beberapa siswa SMPN 4 Palopo berkumpul dalam Palang Merah Remaja (PMR). Diluar jam pelajaran sekolah, pukul 15.00 Wita diadakan kegiatan latihan PMR.

Pelatihan ditujukan untuk menguatkan karakter anggota PMR untuk meningkatkan keterampilan hidup sehat dan menjadi relawan.

Menurut pembina OSIS, Fauzal kegiatan PMR sudah berlangsung lama. Berbagai kegiatan telah diikuti siswanya di PMR. Misalnya turut mengikuti Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) tingkat provinsi hingga nasional.

“Para siswa yang berminat gabung dengan PMR. Tak lama ini akan diadakan lagi jumbara kota di palopo,” sebut Fauzal,

Diketahui, di SMPN 4 Palopo ada sekitar 15-an ekstrakurikuler. Salah satunya PMR yang menjadi wadah kegiatan remaja di sekolah dalam kepalangmerahan. Melalui PMR, siswa memiliki keterampilan, khususnya dalam hal kepalangmerahan.

“Diharapkan masuknya siswa di PMR dapat membantu masyarakat jika terjadi bencana” katanya.

Diketahui ada sekitar 30 siswa yang bergabung dalam ekstrakurikuler ini. Tujuan dari manajemen PMR adalah untuk membangun dan mengembangkan karakter PMR yang berpoman pada prinsip kepalangmerahan menjadi relawan masyarakat. Dan tentunya bermanfaat bagi lingkungan sekolah.

“Prinsipnya sekolah selalu mendukung setiap kegiatan ekstrakurikuler yang bermanfaat bagi siswa,” tambahnya.

Materi pelatihan PMR, meliputi gerakan kepalangmerahan, kepemimpinan, pertolongan pertama, sanitasi dan kesehatan dan sebagainya. Tidak hanya sebatas materi, apa yang dipelajari siswa ini kemudian di aplikasikan dalam lingkungan sekolah.

Dimana siswa PMR berperan aktif dalam Unit Kesehatan Siswa (UKS). Seperti yang tampak di gambar beberapa siswa bekerja sama membantu temannya yang kurang sehat. (apl/liq)