ilustrasi
ilustrasi

KORANSERUYA.COM–Kasus pembusuran yang dialami Suwarni Lambhertus, istri Kanit Reskrim Polsek Walenrang, Aiptu Lambhertus, sudah dua bulan berlalu di Kelurahan Pattene, Kecamatan Wara Utara (Waru).

Namun, sampai saat ini, pelakunya belum ditangkap. Keluarga korban mulai mempertanyakan kinerja polisi dalam menyelesaikan kasus tersebut. Padahal, identitas pelaku telah dikantongi polisi.

Suami korban, Aiptu Lambhertus mengatakan, keluarganya telah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus pembusuran yang menimpa istrinya kepada Polsek Waru agar pelakunya ditangkap. Namun, hingga saat ini pelaku tersebut masih menghirup udara bebas.

“Sudah hampir dua bulan pelakunya belum ditangkap. Kita sudah serahkan penuh kepada rekan-rekan di Polsek Waru supaya menangkap para pelaku,” ucap suami korban, Lamberthus kepada wartawan, Senin (30/10/2017).

(BACA JUGA): Walikota Palopo Ikut Teken MoU dengan Kapolda Terkait Calon Anggota Polri Berprestasi di Daerah

Lambhertus mengatakan, pihaknya terus memantau tempat kumpul dua pelaku tersebut. Jika keberadaan keduanya telah diketahui, bisa saja dia sendiri yang akan menangkap pelaku tersebut.

“Kami terus memantau pergerakan kedua pelaku. Begitu ada informasi mengenai keberadaan mereka, bisa jadi saya sendiri yang akan menangkapnya,” tegas Lamberthus.

Kendati demikian, pihaknya akan terus berkomunikasi dengan polsek Waru untuk menangkap kedua pelaku tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Waru Iptu Idris saat dikonfirmasi terpisah mengatakan sampai saat ini belum ada perekmbangan mengenai kasus tersebut. Namun, pihaknya tetap berupaya agar tersangka pembusur Suwarni Lambhertus dapat segera ditangkap.

“Kami terus melakukan upaya untuk menangkap pelaku. Keberadaan pelaku juga masih kami selidiki,” ucap Iptu Idris.

(BACA JUGA): Diduga Depresi, Petani di Bone Lari Ke Hutan dan Gorok Leher Sendiri

Dua bulan lalu, Suwarni Lambhertus dibusur oleh dua orang pemuda yang mengunakan motor tanpa pelat nomor kendaraan. Wanita tersebut dibusur saat sedang duduk di teras rumahnya. Identitas pelaku terungkap saat sang suami melakukan penyelidikan sendiri.

“Nama pelaku telah kami kantongi, kami juga telah menyerahkan ke Polsek Waru untuk ditindaklanjuti,” katanya kala itu.

Saat itu, Aiptu Lambhertus mengatakan akan menangkap sendiri pelakunya, bahkan Lambhertus mengancam akan menembak pelaku tersebut. “Kalau saya tangkap, saya sendiri akan tembak pelaku itu,” ancamnya saat itu. (liq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × four =