Wakapolres Tana Toraja, Kompol Z. Saalino, bersama Kasdim Mayor Inf Samuel Ledan, Anggota DPRD Toraja Utara, Nabor Rantetandung, memusnahkan tanaman ganja yang ditanam di depan rumah Rustam, daerah To' Banga, Dusun Tallang, Lembang Sapan Kua-kua, Kecamatan Buntao, Toraja Utara. (foto Lisna Boroallo)
Wakapolres Tana Toraja, Kompol Z. Saalino, bersama Kasdim Mayor Inf Samuel Ledan, Anggota DPRD Toraja Utara, Nabor Rantetandung, memusnahkan tanaman ganja yang ditanam di depan rumah Rustam, daerah To' Banga, Dusun Tallang, Lembang Sapan Kua-kua, Kecamatan Buntao, Toraja Utara. (foto Lisna Boroallo)

LAPORAN: Lisna Boroallo, Toraja Utara

KORAN SeruYA–Terbongkarnya adanya kebun ganja dan lokasi pembibitan ganja di Tana Toraja dan Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, memantik reaksi berbagai kalangan di daerah berjuluk ‘Bumi Lakipadada’ itu. Unsur Polri, TNI, DPRD, serta jajaran pemerintah setempat, Jumat (17/3/2017) meninjau kebun ganja tersebut yang sudah diamankan polisi sejak Kamis (16/3/2017) pagi lalu.

Wakapolres Tana Toraja, Kompol Z. Saalino, bersama Kasdim Mayor Inf Samuel Ledan, Anggota DPRD Toraja Utara, Nabor Rantetandung, bersama sejumlah pihak terkait, meninjau kebun ganja berisi puluhan tanaman ganja yang ditanam di depan rumah Rustam, salah seorang warga di daerah To’ Banga, Dusun Tallang, Lembang Sapan Kua-kua, Kecamatan Buntao, Toraja Utara.

Di halaman rumah Rustam ini, ditemukan sekitar 39 batang pohon ganja, termasuk bibit ganja dalam pot bekas mi instan sebanyak 15 buah. Semua pohon ganja tersebut langsung dimusnahkan aparat disaksikan warga setempat. Juga diambil beberapa sample untuk diuji di Laboratorium Forensik.

Inilah kebun ganja yang ditemukan di daerah To' Banga, Dusun Tallang, Lembang Sapan Kua-kua, Kecamatan Buntao, Toraja Utara.
Inilah kebun ganja yang ditemukan di daerah To’ Banga, Dusun Tallang, Lembang Sapan Kua-kua, Kecamatan Buntao, Toraja Utara. (foto Lisna Boroallo)
 Wakapolres Tana Toraja, Kompol Z. Saalino, bersama Kasdim Mayor Inf Samuel Ledan, Anggota DPRD Toraja Utara, Nabor Rantetandung, bersama sejumlah pihak terkait, meninjau kebun ganja berisi puluhan tanaman ganja yang ditanam di depan rumah Rustam, daerah To' Banga, Dusun Tallang, Lembang Sapan Kua-kua, Kecamatan Buntao, Toraja Utara. (foto Lisna Boroallo)

Wakapolres Tana Toraja, Kompol Z. Saalino, bersama Kasdim Mayor Inf Samuel Ledan, Anggota DPRD Toraja Utara, Nabor Rantetandung, bersama sejumlah pihak terkait, meninjau kebun ganja berisi puluhan tanaman ganja yang ditanam di depan rumah Rustam, daerah To’ Banga, Dusun Tallang, Lembang Sapan Kua-kua, Kecamatan Buntao, Toraja Utara. (foto Lisna Boroallo)
 Wakapolres Tana Toraja, Kompol Z. Saalino, bersama Kasdim Mayor Inf Samuel Ledan, Anggota DPRD Toraja Utara, Nabor Rantetandung, memusnahkan tanaman ganja yang ditanam di depan rumah Rustam, daerah To' Banga, Dusun Tallang, Lembang Sapan Kua-kua, Kecamatan Buntao, Toraja Utara. (foto Lisna Boroallo)

Wakapolres Tana Toraja, Kompol Z. Saalino, bersama Kasdim Mayor Inf Samuel Ledan, Anggota DPRD Toraja Utara, Nabor Rantetandung, memusnahkan tanaman ganja yang ditanam di depan rumah Rustam, daerah To’ Banga, Dusun Tallang, Lembang Sapan Kua-kua, Kecamatan Buntao, Toraja Utara. (foto Lisna Boroallo)

Wakapolres Tana Toraja, Kompol Z. Saalino, mengaku prihatin atas temuan kebun ganja di daerah itu. Dia berharap, peran semua pihak dari berbagai kalangan, untuk proaktif membantu aparat penegak hukum melaporkan jika menemukan adanya kebun ganja di sekitar tempat tinggalnya.

BACA JUGA: Polisi Bongkar Kebun Ganja di Toraja, Ada Setinggi 2 Meter, 2 Pelaku Diringkus,

Bahkan, Kompol Saalino menduga, tidak menutup kemungkinan masih ada warga yang menanam ganja di daerah itu, sehingga pihaknya akan terus melakukan penyelidikan. “Kita akan selidiki,” katanya. (lisna)