Kabag Sumda Polres Palopo, Kompol Yulianus P menegaskan tidak ada praktik suap dalam penerimaan calon anggota Polri. Untuk itu, ia meminta kepada mereka yang akan mendaftar tidak mempercayai jika ada iming-iming lulus dengan syarat menyiapkan uang 'pelicin'.
Kabag Sumda Polres Palopo, Kompol Yulianus P menegaskan tidak ada praktik suap dalam penerimaan calon anggota Polri. Untuk itu, ia meminta kepada mereka yang akan mendaftar tidak mempercayai jika ada iming-iming lulus dengan syarat menyiapkan uang 'pelicin'.

PALOPO, SeruYA–Kabag Sumda Polres Palopo, Kompol Yulianus P menegaskan tidak ada praktik suap dalam penerimaan calon anggota Polri. Untuk itu, ia meminta kepada mereka yang akan mendaftar tidak mempercayai jika ada iming-iming lulus dengan syarat menyiapkan uang ‘pelicin’.

Demikian disampaikan Kompol Yulianus saat sosialisasi penerimaan calon anggota Polri di SMAN 1 Palopo, Rabu (8/3). Menurutnya, rekruitmen anggota Polri ini tak hanya diperuntukkan bagi calon Bintara dan Tamtama saja, namun mencakup tahapan pendaftaran dan seleksi masuk Akpol, serta Sumber Sarja atau SIPSS Polri.

“Mereka yang lolos menjadi anggota Polri diterima tanpa membayar sepeserpun. Makanya, bagi adik-adik yang berminat menjadi polisi, jangan mau dimanfaatkan oknum-oknum yang ingin mengambil keuntungan,” kata Yulianus.

Menurutnya, proses seleksi calon anggota Polri dilakukan dengan sangat ketat. Mereka mengikuti beberapa seleksi dan hanya pendaftar yang memiliki kemampuan sebagaimana dipersyaratkan yang lolos dari tahap ke tahap.

“Jadi kalau bisa lolos sampai seleksi akhir hingga dinyatakan sebagai calon siswa untuk mengikuti pendidikan Polri, itu murni karena kemampuannya. Baik secara fisik maupun intelejensi. Bukan menyetor uang,” jelasnya.

Melalui sosialisasi itu, Yulianus berharap banyak siswa SMAN 1 Palopo yang berminat jadi polisi. Untuk itu, ia meminta mereka yang berminat itu agar menyiapkan fisik, mental dan pengetahuan umum sejak awal. “Biar bisa melalui semua tahapan seleksi. Tidak usah siapkan uang sogok,” tegasnya.

Penerimaan calon anggota Polri akan digelar serentak secara nasional tahun ini. Namun Yulianus belum menyebutkan jadwal pastinya. Ia hanya meminta semua siswa yang berminat agar menyiapkan diri sejak awal.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Palopo, Esman menyambut baik sosialisasi ini. Sebab diyakini banyak siswa SMA yang berminat bergabung dengan institusi Polri setelah lulus nanti. “Sosialisasi ini penting bagi siswa kami karena mungkin saja ada di antara mereka yang berminat nanti kalau lulus,” kata Esman.

Ia berharap alumni SMAN 1 Palopo yang mendaftar nanti, bisa mengikuti semua tahapan seleksi peneriman calon anggota Polri hingga akhirnya ikut pendidikan. “Tentu saya secara pribadi akan sangat bangga kalau ada alumni kami yang jadi polisi,” pungkasnya.(liq/kin)