LUWU – Ada pemandangan yang tidak biasa saat memasuki Perkantoran, Rumah Sakit, dan Sekolah di Kab. Luwu, Jumat (20/4). Warga akan melihat para pegawai, utamanya kaum hawa mengenakan pakaian kebaya.

Hal ini dilakukan oleh seluruh pegawai Lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu sebagai bentuk implementasi penerapan nilai-nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini berdasarkan Surat Edaran Bupati Luwu No : 59/DP3A/IV/2018 tentang Pemakaian Pakaian Nasional dalam rangka Hari Kartini ke-139 tahun 2018.

Ini merupakan rangkaian Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2018, namun karena pada tanggal tersebut bertepatan pada hari libur, yaitu hari sabtu maka pemakaian Pakaian Nasional Kebaya ini dimajukan pada hari Jumat.

“Iya memang ada imbauan pak Bupati menggunakan pakaian kebaya besok, karena libur hari Sabtu sehingga hari Jumat pegawai diperintahkan menggunakan kebaya,” ujar Kabag Humas Luwu Ansir Ismu.

Rupanya, tradisi merupakan agenda tahunan setiap tanggal 21 April. Semua pihak diminta kesadarannya berpartisipasi untuk mengenang jasa Kartini. Selain mengenakan pakaian yang mengingatkan pada RA Kartini, lanjut dia, semua wanita harus pemahaman lewat cerita perjalanan kehidupan perempuan asal Jepara, Jawa Tengah itu.

Diharapkan sebagai wanita tidak terbebani dengan imbauan bupati menggunakan baju kebaya khusus pada Hari Jumat, karena kelahiran Kartini sangat penting khususnya kaum ibu.

“Ini imbauan bupati jadi seyogyanya untuk para pegawai perempuan menggunnya,” ujar mantan kadis Pariwisata Palopo ini. (eca/liq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × 3 =