LUWU – Sekda Luwu, Syaiful Alam mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Luwu diingatkan untuk tetap semangat dalam menjalankan kinerja selama Ramadan. Jam kerja telah disesuaikan seperti tahun lalu, yakni datang lebih lambat dan pulang lebih awal.

“Puasa bukanlah alasan untuk bermalas-malasan. Saya minta ASN tidak mengendur semangatnya selama puasa,” ujar Sekda Saiful Alam saat ditemui di ruang kerjanya.

Saiful Alam tidak ingin, puasa dijadikan alasan untuk tidak memberikan pelayanan secara maksimal. Sebaliknya, lanjutnya puasa harus dijadikan momentum untuk berlomba-lomba menambah amal dan meningkatkan produktivitas kerja.

“Jangan karena puasa, datang ke kantor malas-malasan, sering terlambat,” pesannya.

Dia juga menjelaskan bahwa ASN telah ada tunjangan kinerja. Bagi mereka yang malas akan dipotong tunjangan tesrebut. Ditambah, pemerintah telah memberikan toleransi secara nasional selama Ramadhan.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, ada pemangkasan jam kerja selama Ramadan,” jelasnya.

Selain mengingatkan soal disiplin selama puasa, dia juga mengimbau para ASN muslim untuk meningkatkan ketakwaan terhadap Allah SWT.

“Kedisiplinan ASN selama Ramadan akan lebih kita pantau,” ujarnya.

Meskipun belum ada surat edaran resmi, jauh sebelumnya sekda sudah mengimbau agar pegawai menjaga kualitas ibadah puasa selama bulan Ramadan, namun juga tidak mengabaikan tugasnya sebagai pelayan masyarakat.

“Belum ada resmi jam berapa datang dan pulang tapi dipastikan akan beruba seperti yang terjadi tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya. (eca/liq)