Pjs Walikota Palopo, Andi Arwien memantau pelaksanaan UNBK di salah satu SMP yang ada di Palopo.

PALOPO — Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Palopo, Andi Arwien memantau pelaksanan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dilaksanakan selama 4 hari, 23-26 April 2018.

Arwien memantau UNBK bersama Ketua DPRD Palopo, Harisal A Latief, Kapolres, AKBP Taswien, Dandim 1403/SWG, Letkol Inf M Imasfy, Kadisdik, Asir Mangopo, Kabag Humas, Eka Sukmawati dan lainnya. Pantauan UNBK dilakukan pertama kalinya di SMP Negeri I Kota Palopo, kemudian menuju ke SMPN 7 Palopo, MTs Negeri Model palopo, dan berakhir di SMP Negeri 3 Palopo.

Pada kunjungan tersebut Andi Arwien memantau beberapa kelas yang dimanfaatkan sebagai ruang ujian, yang setiap kelasnya berisi sekitar 30 peserta yang dilengkapi dengan komputer dan laptop beserta jaringan internet.

“UNBK ini menuntut integritas anak didik. Apalagai dibutuhkan kepercayaan diri yang tinggi dari anak didik. Karena mereka menjawab soal sesuai kemampuannya masing-masing tanpa berharap bantuan dari teman yang lain,” ujar Andi Arwien.

Lanjut Arwien, pada UNBK, siswa tidak memiliki kesempatan untuk bertukar jawaban. Disebabkan monitor akan memunculkan soal yang berbeda. Arwien berharap UNBK tingkat SMP dapat berjalan baik dan kepada masing-masing pihak sekolah agar dapat menjaga ketenangan siswa dalam mengerjakan setiap soal.

“Saya harap para pengawas dan pihak sekolah dapat menjaga ketenangan dan proses ujian siswa agar tidak terjadi hal yang dapat menghambat proses ujian. Termasuk memantu jaringan internet agar para siswa dapat mengikuti ujian dengan tertib,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Arwien juga mengingatkan kepada para siswa-siswi untuk melaksanakan salat berjamaah tepat waktu. “Jangan lupa salat berjamaah tepat waktu dan berdoa, agar diberikan kemudahan dalam mengerjakan soal-soal ujian,” katanya.

Ditempat terpisah, Sekretaris daerah Kota Palopo Jamaluddin Nuhung juga melakukan pemantauan pelaksanaan UNBK tingkat SMP. Sekda memulai pemantauan sejak pagi pukul 07.00 WITA di beberapa sekolah. Sekda berharap agar siswa dapat tenang dalam mengerjakan soal ujian. “Menjawab soal jangan terburu-buru. Perhatikan soal dengan seksama, baru tentukan jawabannya,” ungkap Jamaluddin Nuhung.

Sekadar tambahan, UNBK tahun ini diikuti sebanyak 3.361 siswa SMP. Mereka tersebar di 29 SMP Negeri maupun swasta. Semua SMP di Palopo melaksanakan ujian berbasis komputer. (asm)