Tiga komisioner Bawaslu Luwu berfoto bersama usai pelantikan di Jakarta
Tiga komisioner Bawaslu Luwu berfoto bersama usai pelantikan di Jakarta

 

 

LIPUTAN: Adma, Belopa

PALOPO–Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) se Luwu Raya resmi dilantik di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (15/8/2018), kemarin. Pelantikan ini dilakukan serentak oleh Bawaslu Kabupaten/Kota yang baru terpilih.

Tak hanya Bawaslu di Luwu Raya, pelantikan ini juga dilakukan Bawaslu RI untuk Bawaslu kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Jumlahnya sebanyak
1.914 komisioner yang dilantik serentak.

Adapun komisioner Bawaslu Palopo yang dilantik, yakni Asbudi, Siti Aisyah, dan Ahmad Ali. Asbudi dan Siti Aisyah adalah incumbent. Tiga komisioner Bawaslu Luwu yang ikut dilantik, masing-masing Abdul Latif Idris, Asriani Baharuddin, dan Kaharuddin.

Sementara tiga komisioner Bawaslu Luwu Utara yang dilantik bukanlah wajah baru. Mereka merupakan anggota Panwaslu (kini Bawaslu) Luwu Utara pada Pilgub Sulsel 2018. Mereka yang ‘oppo’ alias terpilih lagi dan sudah dilantik, yakni Muhajirin, Ibrahim Umar, dan Sriwati Sukma D.

Tiga komisioner Bawaslu Luwu Timur yang dilantik juga wajah lama. Mereka masing-masing Rachman Atja, Sukmawati Suaib, dan Zainal Arifin.

Anggota Bawaslu Palopo, Asbudi usai dilantik, mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Palopo yang selalu mensupport dan memberi dukungan. “Terima kasih kepada semua pihak yang selalu mendukung,” katanya.

Sementara itu, tiga komisioner Bawaslu Luwu yang juga telah dilantik, yakni Abdul Latif Idris, Asriani Baharuddin, dan Kaharuddin menyatakan komitmennya untuk mengawal dan mengawasi jalannya proses demokrasi di Luwu bersama dengan masyarakat.

Adanya perubahan nama kelembagaan dari Panwaslu menjadi Bawaslu, membuat salah satu anggota Bawaslu Luwu, Kaharuddin mengungkapkan harapannya agar perubahan ini bisa memberi harapan baru dalam penguatan fungsi kelembagaan ini.

“Hari ini (kemarin) sudah pelantikan anggota Bawaslu Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, termasuk kami di Luwu. Kami berharap, dengan perubahan nama kelembagaan dari Panwaslu menjadi Bawaslu bisa memberi harapan baru dalam penguatan fungsi kelembagaan. Juga kami berharap publik terlibat memantau kinerja kami, sebagai bentuk pengawalan kelembagaan dalam mengawal Pemilu kedepan,” kata Kaharuddin.

Dia mengatakan, bersama dua komisioner Bawaslu Luwu lainnya, pihaknya siap melakukan penguatan internal kelembagaan. “Kami juga akan melakukan penguatan internal kelembagaan sebagai syarat mutlak hadirnya Bawaslu yang berkualitas,” jelasnya.

Sementara Abd Latief menyampaikan rasa syukurnya atas pelantikan dirinya bersama dua anggota lainnya, dan akan berkomitmen dengan tegas akan mengawal demokrasi bersama rakyat.

“Alhamdulillah, kami bertiga sudah dlantik di Jakarta bersama dengan anggota Bawaslu kabupaten/kota terpilih 2018-2023. Kami komitmen dan tegas akan mengawal demokrsi bersama rakyat, dimana kami bertiga sebagai pelaku sejarah terbentuknya Bawaslu secara permanen, khususnya di Kabupaten Luwu,” kata Abd Latief. (adma)