Jajaran pengurus Demokrat Palopo bersama tim pemenangan kandidat walikota
Jajaran pengurus Demokrat Palopo bersama tim pemenangan kandidat walikota

KORANSERUYA.COM — Desk Pilkada Partai Demokrat akan melakukan Uji Publik pada 11 bakal calon Walikota yang mendaftar di partai besutan SBY itu. Uji publik akan dilakukan tanggal 31 Juli mendatang, di Gedung Saodenrae.

Ketua Desk Pilkada Demokrat Islamuddin mengatakan uji publik pada bakal calon Walikota hukumnya wajib. Jika ada bakal calon yang tidak mengikuti tes ini, maka Partai Demokrat akan mengugurkan balon tersebut.

BACA JUGA : Ini Penyebab PNS Toraja Utara yang Telanjang Bulat Naik Motor Keliling Kota, Benar Ya?

“Tidak ada lewat jalan tol, tidak ada lewat jendela di DPC Partai Demokrat Kota Palopo,” tegasnya saat melakukan konfrensi pers di kantor DPC Partai Demokrat Palopo, Kamis (27/7) malam. Pernyataan Islamuddin ini menyindir partai Golkar Palopo yang beberapa waktu lalu juga membuka penjaringan.

BACA JUGA : Resmob Lutra Amankan Komplotan Pencuri Dump Truck di Palopo

Sebab, ada beberapa nama yang tidak diloloskan di tingkat DPD II namun oleh elit partai berlambang pohon beringin itu di DPD I tetap diakomodir.

Islamuddin menambahkan tujuan dilakukan uji publik agar warga mengetahui visi dan misi dari Balon yang akan mengendarai Partai Demokrat. Selain itu, juga sebagai salah satu syarat untuk maju ke tahap selanjutnya. “Partai Demokrat berkewajiban untuk memperkenalkan Balon kepada Masyarakat. Supaya mereka dapat mengetahui mau diapakan Kota Palopo untuk lima tahun mendatang,” ungkapnya.

BACA JUGA : Sambut HUT RI, Er Cut Barbershop Palopo Diskon Khusus Pelajar Mahasiswa

Dalam tes publik tersebut, Desk Pilkada Partai Demokrat akan mengundang KPU, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan para pemilih pemula. “Kami menargetkan pemilih pemula agar mereka dapat belajar berdemokrasi,” pungkas Isla.




Dari 13 Balon yang mengambil formulir, hanya dua orang yang tidak mengembalikannya. Mereka adalah Asdhar Tosibo dan Mustafir Turu. Sementara yang mengembalikan formulir sekaligus akan mengikuti tes publik antara lain HM Judas Amir, Akhmad Syarifuddin, Haidir Basir, Budi Sada, Khaerul Saad, Basiruddin, Edy H Maiseng, HM Yunus, Budi Kamrul Kasim, Islamuddin dan Henry Galib. (liq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × one =