ilustrasi
ilustrasi

KORAN SeruYA–Seorang petugas Lembaga Kemasyarakatan (Lapas) Klas II Kota POalopo, RK, mengamuk dan memecahkan kaca Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Palopo, Rabu (15/3/2017) pagi lalu. Dia memecahkan kaca meja kepala seksi pencatatan kependudukan dengan menggunakan batu terbungkus kantong plastik putih.

RK diduva tak terima pengurusan E-KTP dan Kartu Keluarga (KK) miliknya terlalu lama, bahkan sudah sampai seminggu tapi tidak jadi. Akibat aksi ini, puluhan pegawai yang melayani warga kaget dan menghentikan aktifitasnya. Beruntung, pecahan kaca tak mengenai kepala saksi yang sedang duduk di mejanya.

Selain pecahkan kaca meja, pelaku juga menendang meja. Untung saja, aksi ini cepat dilerai salah seorang oknum TNI yang berada di ruangan sedang mengurus berkasnya.

“Oknum pegawai lapas tersebut masuk duduk sebentar, saat saya ada apa dan keperluannya apa.Tiba-tiba langsun memukul meja kaca dan tendang meja,” kata Kepala Seksi Pendataan dan kependudukan Palopo, Dahrir kepada wartawan media ini saat ditemui di ruang kerjanya.

Saat ditanya soal keterlambatan prosed cetak E-KTP dan KK pelaku “Hingga saat ini jaringan bermasalah dan tidak konek ke server sudah seminggu lebih , kita mau bagaimana lagi,” jawab Dahrir.

Sementara itu informasi yang didapat dari kerabat oknum pegawai lapas tersebut. Jika pelaku membantah menggunakan batu pecahkan kaca meja

“Katanya bukan batu, tapi pakai tangan. Bungkusan yang dia bawa berisi telur,” ujar kerabat pelaku yang bertugas di Diskucapil Palopo.

Terkait hal ini, pihaknya masih menunggu petunjuk kepala dinas Diskucapil apakah akan diadukan kepada pihak berwajib guna mengamankan pelaku. “Kami sudah lapor ke kepala dinas soal ini dan menunggu petunjuk beliau,” kuncinya. (ayi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one + one =