PALOPO – Persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) terus dilakukan SMPN 1 Palopo. Pihak sekolah juga telah menggelar simulasi UNBK. Walaupun terkendala di bagian teknis, salah satu sekolah favorit di Palopo itu yakin siswanya dapat melaksanakan simulasi dengan lancar.

“Simulasi memang sudah dijadwalkan pada tanggal 4-8 Februari 2019 ini. Untuk kami sendiri, simulasi tahap ke dua ini ada sedikit kendala yakni daya listrik dan server yang tidak stabil. Namun semua bisa kami atasi,” ujar Teknisi SMPN 1 Palopo, Furqan.

Ditemui di sela pelakasanaan simulasi, ia mengungkapkan kendala daya listrik dan server membuat siswa terlambat login ke soal. Namun, dia memastikan hal tersebut dapat diatasi. “Yang penting siswa tidak gaduh dalam pelaksanaan simulasi,” imbuhnya.

Di SMPN 1 Palopo ini total peserta UNBK ada 279 siswa. Nantinya mereka dibagi dalam tiga sesi ujian secara bertahap. Dalam satu ruangan dimaksimalkan 34 komputer. Sedang pihak sekolah menggunakan tiga ruangan.

“Untuk pelaksanaan UNBK tahun berikutnya kami harap ada bantuan dari pemerintah untuk penyediaan komputer. Sebab kami hanya bisa memfasilitasi 40 komputer. Selebihnya subsidi dari orang tua siswa. Saya juga imbau untuk anak kelas 9 untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam menghadapi UNBK,” pungkasnya. (ren/liq)