Walikota Palopo, HM Judas Amir
Walikota Palopo, HM Judas Amir

PALOPO–Incumbent pada Pilkada Palopo 2018, HM Judas Amir mengaku tidak risau mengenai adanya laporan yang masuk ke Panwaslu Kota Palopo terkait dirinya menggunakan ijasah palsu maju Pilkada Palopo.

Sebaliknya, Judas Amir menantang pihak-pihak yang bisa membuktikan bahwa dirinya selama ini memakai ijasah palsu untuk tidak perlu melapor ke Panwaslu, tetapi langsung mengadukan ke pihak berwajib, dalam hal ini polisi.

(BACA JUGA): Siap-siap, Amru Saher Mau Mutasi Besar-besaran Pejabat di Luwu

Judas Amir mengatakan, sebagai pihak yang dituding memakai ijasah palsu, dirinya sebenarnya enggan berkomentar. Namun karena ada pihak-pihak tertentu menjadikannya sebagai bahan kampanye hitam jelang Pilkada Palopo, termasuk ada pihak yang mengadu ke Panwaslu, maka Judas Amir memandang perlu mengomentarinya.

(BACA JUGA): Panwaslu Sudah Kantongi Hasil Kasus Ome Terkait Video Ujaran Kebenciaan ke Pemerintah, Jalal: Rabu Besok Baru Diumumkan

“Komentar saya singkat saja, silakan laporkan ke polisi supaya saya ditangkap kalau memang saya memakai ijasah palsu. Kalau sudah saya ditangkap karena terbukti pakai ijasah palsu, maka tidak perlu ada Pilkada lagi karena sudah pasti ada yang menang berdiri,” kata Judas Amir, di kediaman pribadinya, Selasa (13/3/2018).

Judas Amir bahkan menantang pihak-pihak yang mengaku memiliki bukti bahwa dirinya memakai ijasah palsu, untuk membuat laporan secara jantan dengan menuliskan namanya dan menandatangani laporannya, baik di Panwaslu maupun di Kepolisian.

(BACA JUGA): ACM: Judas Amir Berhasil Bangun Palopo Jadi Alasan Partai Berkarya Dukung JUARA

“Buktikan silakan kalau saya berijasah palsu, sebaliknya saya juga siap mempolisikan orang yang sudah menyebar cerita salah soal ijasah saya,” tandas mantan pejabat senior di jajaran Pemkot Pemkab Luwu ini. (tari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × 5 =