Rekanan Pembangunan Kantor Kelurahan Sampoddo,Kuddus memperlihatkan besi yang dituding menyalahi bestek. Kuddus menjelaskan bahwa sudah sesuai aturan.

KORANSERUYA.COM — Rekanan pembangunan Kantor Lurah Sampoddo, Nur Kuddus mengklarifikasi soal dugaan salah bestek pembangunan kantor lurah Sampoddo. Diketahui, pada Senin (14/8) kemarin komisi II DPRD Kota Palopo melakukan kunjungan ke proyek pembangunan yang menggunakan APBD itu. Mereka menduga terjadi salah bestek yang mana pembangunannya menggunakan tiga batang besi untuk selop, sementara untuk selop harusnya menggunakan empat batang besi.

BERITA TERKAIT :Komisi II Bandingkan Pembangunan Kantor Lurah Sampoddo-Pontap, ini Hasilnya…

Kepada Koranseruya.com Selasa (15/8), Kuddus menjelaskan bahwa yang dimaksud itu bukan besi selop, melainkan besi kolom. Besi kolom memang tiga, tetapi ada penyambungan.

“Jadi, besi kolomnya tetap empat karena ada penyambungan,” jelas Kuddus.

Kuddus juga menggaransi, proyek yang dilaksanakannya itu dibangun sesuai RAB.

“Dinas PU dan TP4D sudah memeriksa berdasarkan apa yang ditulis di media. Selopnya dibongkar, mereka juga sudah melihat bahwa kami menggunakan empat besi,” tandas Kuddus. (asm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twelve + 1 =