Komisioner KPU Palopo diskusi lepas usai membahas PKPU di Kantor KPU Palopo Selasa (11/7).

KORANSERUYA.COM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo mengaku sudah siap menyambut pilkada serentak 2018 mendatang. Berbagai upaya telah dilakukan sejak dini agar penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahunan itu berjalan lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.

Dua hari terakhir, komisioner KPU Palopo membedah Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang baru saja diterbitkan. Mereka secara sistematis mempelajari aturan yang dipimpin langsung Ketua KPU Palopo, Haedar Djidar, lengkap komisioner lainnya seperti Faisal, Faisal Mustafa, Samsul Alam dan Amran Annas. Bahkan mereka juga melibatkan staf yang ada agar turut memahami regulasi yang ada.

BACA JUGA :Soal Tana Bangkala, Judas Amir: Saya Bija Luwu, Saya Paham Adat Istiadat

“Sudah dua hari kami mempelajari PKPU yang sudah keluar. Kami bedah sesuai dengan divisi masing-masing,” kata Haedar di sela diskusi komisioner KPU Selasa (11/7).

Kata Haedar, ada lima PKPU yang ia pelajari bersama rekannya. Yang pertama katanya adalah PKPU terkait tahapan pilkada, kemudian PKPU terkait pemutakhiran, PKPU pencalonan, PKPU pencalonan serta PKPU terkait dana kampanye.

“Intinya di sini kita sudah siap jalan. Sisa menunggu penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD,” katanya.

BACA JUGA :ABG Cantik Masamba yang Hilang 3 Hari, Ternyata Nginap di Rumah Pacarnya

Untuk pelaksana pilkada serentak 2018 mendatang di Palopo, KPU membutuhkan anggaran sekitar Rp20 miliar yang dibebankan ke APBD. Nilai tersebut sudah terperinci sesuai kebutuhan dengan patokan maksimal 9 pasangan calon Walikota.

“Sesuai surat edaran mendagri tentang pendanaan pilkada serentak 2018, paling lambat NPHD sudah ditandatangani pada akhir Juli ini,” tandas Haedar. (asm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 + 16 =