Ilustrasi
Ilustrasi

KORANSERUYA.com. Muhammad Sahril (8) bocah asal dusun Wonosari, Desa kamanre, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, hingga pagi ini Minggu (19/3) belum juga ditemukan. Sehari sebelumnya, Sabtu (18/3), Sahril terseret arus sungai Salu Paremang, di kampungnya.

Hingga malam tadi, Tagana Luwu, Badan Bencana Luwu dan tim Basarnas asal Bone, masih melakukan pencarian terhadap bocah yang masih duduk di kelas II ini. Kepala BPPD Luwu, M Jihad, saat dihubungi baru-baru ini mengaku pencarian pagi ini baru akan dimulai.

” Kami akan menyusuri sepanjang sungai tersebut. Diduga kuat korban terseret arus,” katanya. Dia mengatakan kondisi Salu Paremang tidak sama dengan sungai lainnya. Sebab, di sungai tersebut masih banyak kayu dan bambu yang melintang. Dia khwatir, jika menggunakan perahu karet akan rusak tertusuk kayu. Ini bisa membahayakan nyawa petugas yang mencari.

” Kami baru terima laporan sekitar pukul 19.00 wita,” katanya. Dia mengatakan, petugas bersama masyarakat sudah berjalan menyusuri sungai baik ke hulu maupun ke hilir untuk mencari korban. (eca)

BACA JUGA :Innalillah, Lelaki Ini Ditemukan jadi Mayat Tertimbun Pasir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ten + 9 =