Dua korban tabrakan masih terkapar di aspal, depan Gedung SCC Palopo, Minggu (30/10/2016) dini hari, sekitar pukul 03:00 Wita. (ft/israil laingly)
Dua korban tabrakan masih terkapar di aspal, depan Gedung SCC Palopo, Minggu (30/10/2016) dini hari, sekitar pukul 03:00 Wita. (ft/israil laingly)

KORAN SeruYA–Aksi balapan liar yang dilakukan sekelompok pemuda, di Jalan Ahmad Yani, seputaran Gedung SaodenraE Convention Centre, Minggu (30/10/2016) dini hari, sekitar pukul 02:20 Wita, menelan korban. Dua pemuda yang berboncengan saat melintas di depan Gedung SCC, ditabrak motor pelaku balapan liar.

Dua pemuda itu, Arjun, 23 tahun, dan Yudi, 18 tahun, keduanya warga Jalan Cengkeh, Balandai, terkapar bersama sepeda motornya diaspal. Sedangkan, pemuda yang ikut balapan liar yang menabrak sepeda motor Arjun, diketahui bernama Awi ikut terkapar di aspal.

Pantauan KORAN SeruYA di lokasi kejadian, dari tiga pemuda yang ‘mencium’ aspal, Arjun dan Abd Rahman mengalami luka sangat serius. Arjun misalnya, pemuda ini mengalami patah rahang atas, wajah luka memar, termasuk hidung, pipi kanan, dan bibir atas korban luka robek. Beberapa gigi atas korban tanggal terbentur aspal.

Awi alias Abdul Rahman menderita luka robek pada alis sebelah kanan, kelopak mata sebelah kanan luka robek, lecet pada batang hidung.

Yudi, rekan Arjun, tidak mengalami luka serius. Dia bahkan mengantar Arjun ke UGD RS Atmedika Palopo. Namun sial dialami Yudi, karena saat berada di RS Atmedika, dia didatangi sekelompok pemuda tak dikenal dan mengeroyoknya.

Aksi balapan liar yang berujung tabrakan ini, bermula saat Arjun berboncengan Yudi melaju dari arah kantor PT Pos Palopo mengarah ke Gedung SCC. Sebaliknya, Awi yang ikut balapan liar, di urutan kelima dalam adu cepat motor itu, melaju dari arah Makodim menuju SCC. Dua sepeda motor yang berlawanan arah tersebut, bertabrakan pas di depan Gedung SCC.

Jasmal, saksi mata di lokasi kejadian, mengatakan, kedua sepeda motor yang bertabrakan itu, sama-sama melaju dalam kecepatan tinggi, sehingga tidak bisa menghindari tabrakan. Apalagi, dua pemuda yang berboncengan dalam keadaan mabuk berat.

“Tabrakannya begitu cepat, karena kedua motor berlawanan arah itu sama-sama ngebut. Motor yang diboncengi dua pemuda dari arah Kantor Pos, sebaliknya motor yang ikut balapan liar dari arah Makodim, dan bertabrakan pas didepan gedung SCC,” ujar Jasmal yang menjadi saksi mata dari tabrakan itu.

BERIKUT FOTO-FOTONYA:

Warga berusaha menolong korban tabrakan di depan Gedung SCC untuk dibawah ke RS Atmedika. (ft/israil laingly)
Warga berusaha menolong korban tabrakan di depan Gedung SCC untuk dibawah ke RS Atmedika. (ft/israil laingly)
Arjun, salah satu korban dirujuk ke RSUD Sawerigading, karena kondisinya kritis akibat mengalami patah rahang atas. (ft/israil laingly)
Arjun, salah satu korban dirujuk ke RSUD Sawerigading, karena kondisinya kritis akibat mengalami patah rahang atas. (ft/israil laingly)
Sepeda motor salah satu korban rusak serius di bagian depan. Motor ini sudah diamankan polisi di Mapolres Palopo. (ft/israil laingly)
Sepeda motor salah satu korban rusak serius di bagian depan. Motor ini sudah diamankan polisi di Mapolres Palopo. (ft/israil laingly)

(israil laingly)