Foto Akbar Daeng Jalli memegang senjata di handphone yang disita Polres Tana Toraja. (ft/ist)
Foto Akbar Daeng Jalli memegang senjata di handphone yang disita Polres Tana Toraja. (ft/ist)

 

KORANSERUYA.COM–Akbar Daeng Talli, warga asal Makassar yang tinggal ngontrak rumah kos di Jalan Salak, Kota Palopo, akhirnya dilepas tim penyidik Polres Toraja, setelah menjalani pemeriksaan secara Marathon selama 1×24 jam. Akbar dan rekannya, Syarifuddin diamankan polisi karena diduga terlibat jaringan ISIS, namun dilepas karena keduanya tidak terbukti terlibat organisasi terlarang itu.

“Hasil pemeriksaan keduanya tidak ditemukan unsur tindak pidana,” kata Kapolres Tana Toraja AKBP Yohanes Richard Adrian, dikutip dari dailytoraja.com, Selasa 1 Agustus 2017.

Kendati demikian, lanjut Richard, pihaknya telah mengantongi seluruh data dan informasi tentang keduanya. Bahkan, akan terus melakukan monitoring aktifitas mereka.

“Sidik jari dan serta aktifitas keduanya telah kami kantongi. Kami bersama aparat lain akan terus melakukan monitoring keduanya,” jelasnya.

(BERITA TERKAIT): 3 Keluarga Terduga Simpatisan ISIS Diamankan di Jalan Salak Palopo




Sebelumnya petugas mengamankan keduanya sebab memperlihatkan gelagat mencurigakan. Saat itu Akbar sedang menjual barang dagangannya alat alat eletronik di asrama polisi polsek Rantepao. Selain ADT polisi juga mengamankan Rekannya SF di SPBU Bolu Rantepao beberapa saat kemudian.

(BERITA TERKAIT): Warga Jalan Salak Palopo Diduga Simpatisan ISIS Diamankan di Toraja Utara

Dari hasil penyitaan telepon selural Android milik ADT petugas menemukan foto-foto pelaku memegang bendera mirip milik ISIS, Sejata fan juga pedang. (dy/cbd/seruYA)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nine + seventeen =