ilustrasi
ilustrasi

KORAN SeruYA–Menikah dan hidup bahagia bersama orang yang dicintai merupakan impian semua orang. Pernikahan yang diharapkan adalah pernikahan yang hanya terjadi sekali dalam seumur hidup. Hingga keputusan dalam sebuah pernikahan merupakan hal yang sangat serius. Banyak pertimbangan dan pemikiran yang harus dipikirkan terlebih dahulu secara masak-masak agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di masa mendatang. Dan bukan merupakan pernikahan yang salah.

Banyak orang yang memutuskan untuk menikah di usia muda karena merasa siap. Ada juga yang sudah siap dan matang dalam segala hal, namun belum bertemu dengan jodohnya. Tak sedikit juga orang yang telat menikah meski usianya sudah matang dan dianggap matang dalam segi finansial.

Nah, bagi orang yang belum jelas kapan akan menikah, meski usianya sudah 35 tahun, tak sedikit yang mulai dihantui rasa cemas. Kecemasan itu wajar saja, terutama bagi kaum perempuan karena usia 35 tahun sudah memasuki masa reproduksi hampir kritis.

Dalam survei terbaru, banyak wanita dan pria tak menikah di usia 35-40 tahun sudah kehilangan gairah untuk menikah. Di era modern, terjadi pergeseran di mana wanita menganggap pernikahan sebagai prioritas kedua.

Prioritas pertama adalah pendidikan dan pekerjaan. Banyak yang mengatakan tak memerlukan pasangan. Boldsky melansir, apa yang terjadi jika seseorang masih sendiri hingga usia 35 tahun, dan apa alasannya.

Fakta 1

Setiap hubungan pasti penuh komitmen. Banyak orang yang tak menikah sampai usia 35 tahun karena tak mau ada larangan atau batasan.

Fakta 2

Pernikahan meskipun memberikan sukacita pada awalnya, bisa juga mendatangkan stres, beban, dan masalah dalam rumah tangga. Ketika lajang, maka akan jauh dari stres berlebih.

Fakta 3

Hidup ini fleksibel jika lajang. Jika ingin melakukan perjalanan,tak ada yang melarang. Jika ingin pesta,kumpul dengan teman-teman, tak ada batasan.

Fakta 4

Jika lajang maka akan memiliki banyak kemudahan untuk fokus dan energi untuk menjadi produktif dan memenuhi gairah hidup.

Fakta 5
Jika sendiri terlalu lama, banyak orang tak ingin berkomitmen dikendalikan oleh pasangan setelah menikah.

Fakta 6

Setelah terbiasa untuk hidup bahagia sampai usia 35, banyak orang membenci gaya hidup normal orang lain. Punya pasangan, rumah tangga, dan anak. Hal ini benar terutama jika pernah mengalami trauma dengan kekasih sebelumnya.

Fakta 7

Hal terbaik saat menjadi lajang adalah dapat berkencan dengan siapa pun dan kapan saja. Mungkin ini adalah salah satu alasan mengapa banyak pria dan wanita urban mencoba untuk tetap sendiri.

(seruYA)