Direktur Utama (Dirut) PAM TM Kota Palopo, H Yasir menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan Dirjen Perbendaharaan RI sebagai PDAM Berkinerja Keuangan dan Kepatuhan Penyelesaian Tunggakan Pinjaman kepada Pemerintah. Penghargaan tersebut diserahkan Direktur Sistem Menajemen Investasi Kementerian Keuangan RI, Ari Wahyuni, Kamis 23 November 2017, di Bogor.
Direktur Utama (Dirut) PAM TM Kota Palopo, H Yasir menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan Dirjen Perbendaharaan RI sebagai PDAM Berkinerja Keuangan dan Kepatuhan Penyelesaian Tunggakan Pinjaman kepada Pemerintah. Penghargaan tersebut diserahkan Direktur Sistem Menajemen Investasi Kementerian Keuangan RI, Ari Wahyuni, Kamis 23 November 2017, di Bogor.

PALOPO–Perusahaan Air Minum Tirta Mangkaluku (PAM TM) Kota Palopo meraih penghargaan dari Kementerian Keuangan Dirjen Perbendaharaan RI sebagai PDAM Berkinerja Keuangan dan Kepatuhan Penyelesaian Tunggakan Pinjaman kepada Pemerintah. PAM TM Palopo yang dulunya bernama PDAM Kota Palopo terbaik kedua di Indonesia, dan PDAM Wonosobo terbaik pertama.

Direktur Utama (Dirut) PAM TM Kota Palopo, H Yasir menerima penghargaan tersebut di Bogor, Kamis 23 November, didampingi Direktur Umum dan Keuangan PAM TM Palopo, Andi Maryam.

Penghargaan tersebut diserahkan Direktur Sistem Menajemen Investasi Kementerian Keuangan RI, Ari Wahyuni.

Dirut PAM TM Palopo, H Yasir mengaku senang dan gembira, karena kinerja PAM TM Palopo selama ini berbuah manis, dimana mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan RI. “Penghargaan ini menjadi movitasi bagi jajaran PAM TM Palopo agar bisa lebih bekerja lebih baik lagi di masa mendatang,” ujar Yasir via ponselnya kepada KORAN SeruYA.

Yasir menyebutkan, penghargaan yang diterima PAM TM Palopo sebagai terbaik kedua di Indonesia terkait kinerja keuangan dan kepatuhan penyelesaian tunggakan pinjaman kepada pemerintah, tidak lepas dari bimbingan Walikota Palopo, HM Judas Amir, dan jajaran Dewan Pengawas PAM TM Palopo, serta stakeholder terkait lainnya.

“Insya Allah, kami akan lebih meningkatkan kinerja lagi di masa-masa mendatang,” ujar Yasir.

Sementara itu, Direktur Umum dan Keuangan PAM TM Palopo yang ikut mendampingi Dirut PAM TM Palopo menerima penghargaan di Jakarta, Andi Maryam, menyebutkan, selama ini, PAM TM Palopo patuh membayar utang kepada pemerintah, terutama utang ‘warisan lama’ dari masa PAM TM Palopo masih bergabung dengan Luwu, hingga pemekaran Kota Palopo menjadi Kota Palopo, dan PAM TM menjadi aset Pemkot Palopo.

Utang yang dibayarkan tersebut, adalah pokok pinjaman yang nilainya mencapai Rp11 miliar. “Saat ini, PAM TM Palopo sudah tidak lagi memiliki utang kepada pemerintah, sudah lunas pokok pinjamannya, dan dilakukan pelunasan/pemutihan oleh pemerintah pusat,” katanya.

(tari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four × three =