Korban semasa hidupnya
Korban semasa hidupnya

KORANSERUYA.COM — Hasril Andi Padang (40), bernasib nahas. Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Tongkang TB Safari 07, yang beralamat di Dusun Dondo, Desa Arusu Malangke Barat ini, tewas setelah terjebak di dalam lambung kapal, di Sungai Barito, Kalimantan Selatan, Rabu lalu. Dia tewas bersama salah seorang rekannya yakni Way Trisno.

BACA JUGA : WASPADA ! Jembatan Sabbang Mulai Terkikis

Malam tadi, jenazah bapak dari empat orang anak ini tiba di rumah duka. Jumat (14/7) sekitar pukul 09.00 wita, jenazahnya telah dikebumikan diringi isak tangis keluarganya. ” Daeng Hasril sudah tujuh tahun menjadi ABK,” kata Burhanuddin Samsau, salah seorang keluarganya kepada KoranseruYA.com.

BACA JUGA : Sungai Rongkong Meluap, Warga Sabbang Mengungsi

Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat tengah berlayar, pompa air kapal tongkang tiba-tiba macet. Sebagai ABK, almarhum berinisiatif melakukan pengecekan ke dalam palka kapal. Namun, setelah ditunggu sekian lama, korban tidak muncul-muncul ke permukaan. Kemudian, rekan korban Way Trisno, ingin menolong korban. Dia juga masuk ke dalam palka.




Nasibnya sama dengan Hasril. Way juga ikut tewas. ABK lainnya akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian yang segera mengevakuasi kedua korban.

 

Suasana penguburan korban
Suasana penguburan korban

Namun, keduanya sudah menghembuskan nafas terakhir. Diduga kuat, kedua korban mengalami sesak saat berada palka. Polisi segera membawa keduanya ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan. (fim)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fourteen + 19 =