Timsel foto bersama dengan Kadis Pendidikan Palopo sebelum melakukan seleksi berkas para pelamar program diklat pelaut.
Timsel foto bersama dengan Kadis Pendidikan Palopo sebelum melakukan seleksi berkas para pelamar program diklat pelaut.

KORAN SeruYA–Masa pendaftaran program pendidikan dan pelatihan (diklat) pelaut yang dilaksanakan oleh pemerintah Kota Palopo diperpanjang hingga 6 Juni 2017 mendatang.

Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kota Palopo, Akram Risa sesaat sebelum dilakukan seleksi berkas pendaftar calon pelaut di Kantor Disidik, Kamis (23/3).

“Perpanjangan ini dilakukan karena hingga hari ini, jumlah pelamar yang mengembalikan berkas belum mencapai jumlah kuota yang ditetapkan,” terang Akram Risa, kemarin.

Menurut Akram, untuk tahun 2017 ini pemerintah Kota Palopo akan mendidik dan melatih sebanyak 210 orang sebagai tenaga pelaut di BP2LP Berombongan. “Sementara yang mengembalikan berkas baru sebanyak 143 orang, itu pun belum tentu semuanya lolos seleksi berkas,” tambahnya.

Karena pendaftar yang telah mengembalikan berkas belum mencapai target itulah maka dilakukan perpanjangan masa pendaftaran.

Sebenarnya lanjut mantan guru SMAN 4 Palopo ini jumlah formulir yang telah keluar sebanyak 300 lebih. “Mungkin saja mereka yang telah mengambil formulir memiliki kendala dalam memenuhi persyaratan berkas sehingga belum mengembalikan formulir yang telah mereka ambil sebelumnya,” ujarnya.

Namun ia yakin dengan dilakukannya perpanjangan masa pendaftaran ini jumlah pendaftar yang nantinya mengembalikan berkas akan melampaui jumlah peserta yang akan diterima.

Sementara itu proses seleksi berkas para pendaftar yang akan mengikuti salah satu program andalan Wali Kota Palopo HM Judas Amir ini berlangsung ketat.

Tim seleksi (timsel) yang terdiri dari pimpinan sejumlah perguruan tinggi dan media ini melakukan seleksi berlapis untuk mencegah adanya pendaftar yang lolos padahal tidak memenuhi syarat.

Salah satu timsel, Marsus Suti menyebutkan hal paling fokus yang diperhatikan dalam seleksi berkas ini adalah persyaratan administrasi kependudukan (KTP), surat keterangan tidak mampu (SKTM), ijazah dan umur peserta.

“Jadi setelah satu berkas selesai diperiksa oleh seorang anggota tinsel maka berkas tersebut selanjtnya akan diperiksa oleh anggota timsel lainnya, demikian seterusnya hingga satu berkas selesai diperiksa oleh seluruh anggota timsel,” jelas Marsus Suti yang juga Rektor Unanda ini.

Hal ini dilakukan katanya juga agar program yang didanai oleh APBD Kota Palopo ini tidak ikut dinikmati oleh warga yang bukan penduduk Palopo.
“Karena ini program pemkot maka harus benar benar dinikmati oleh warga Palopo,” tandasnya.

Sementara itu Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Palopo, Mus Taufik menambahkan bagi mereka yang telah mengembalikan berkas dan dinyatakan lulus berkas tinggal mengikuti proses seleksi berikutnya. “Masih ada sejumlah seleksi yang mereka akan ikuti diantaranya tes tertulis, tes kesehatan dan tes wawancara,” tandasnya.

Program diklat pelaut ini sendiri sudah dimulai sejak tahun 2013 lalu yang diikuti sebanyak 60 orang, tahun 2014 diikuti 110 orang peserta, tahun 2016 berhasil mendidik 120 tenaga pelaut. Sementara tahun ini direncanakan sebanyak 210 orang, sehingga total ada 500 orang yang akan dijadikan sebagai tenaga pelaut. (del/kin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × 5 =