Kasubag Humas Polres Palopo, AKP Bustang

PALOPO – Kekerasan terhadap anak dibawah umur kembali terjadi. Kali ini kekerasan tersebut dialami FJ (16), warga Jalan Kelapa, Kelurahan Lagaligo Kota Palopo. Kekerasan tersebut terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pontap, Selasa (29/11) siang.

Awalnya korban yang masih berstatus sebagai Anak Baru Gede (ABG) disuruh untuk menjaga café milik Alga (28) warga Jalan Yos Sudarso. Namun, korban menolak perintah Alga. Karena emosi, Alga langsung menghadiahi bogem mentah ke kepala Fj.

Akibat pemukulan tersebut, FJ mengalami luka pada bagian belakang kepala sebelah kiri dan memar pada bagian jidatnya. Tak terima anaknya menjadi korban pemukulan, Imelda (34) ibu korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib.

Kasubag Humas Polres Palopo, AKP Bustang membenarkan pihaknya telah menerima laporan Imelda atas kasus penganiayaan anak dibawah umur. Untuk itu, pihaknya memanggil pelaku untuk dimintai keterangannya mengenai kejadian tersebut.

“Ya, memang kami memperoleh laporan dari Imelda. Kami telah memproses kasus ini, tentu saja kami akan memanggil pelaku dan sejumlah saksi mata yang melihat kejadian tersebut,” jelas AKP Bustang kepada koranseruya.com.

Kasus penganiayaan terhadap anak dibawah umur telah seringkali terjadi. Hal ini disebabkan kurangnya pengawasan dari orang tua terhadap anak. Olehnya itu, AKP Bustang mengimbau agar orang tua lebih meningkatkan pengawasan terhadap perilaku anak.

“Disini kita perlu peran serta orang tua dalam menjaga buah hati kita. Jangan setelah menjadi korban kekerasan baru kita sadar pentingnya pengawasan terhadap anak. Untung Cuma memar, bagaimana kalau cacat atau terjadi sesuatu yang lebih serius. Pasti orang tua akan menyesal,” pungkasnya. (liq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eight + 13 =