Korban pemarangan, Pike menjalani perawatan medis dengan luka terbuka di bagian kepalanya. (ft/echa/KORAN SeruYA)
Korban pemarangan, Pike menjalani perawatan medis dengan luka terbuka di bagian kepalanya. (ft/echa/KORAN SeruYA)

KORAN SeruYA–Minuman keras kadang membuat orang berlaku nekat, apalagi jika tersinggung. Contohnya Ks, warga Kelurahan Lagaligo, Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, nekat menebas kepala sahabatnya sendiri, Pikei, 30 tahun, dengan sebilah parang lantaran tersinggung.

Padahal, antara KS dan korban sama-sama berteman. Bahkan, sebelum menebas kepala Pikei dengan parang tajam, Ks dan Pikei sama-sama menengak minuman keras jenis Topi Rioja.

Peristiwa pemarangan ini terjadi sekitar pukul 04:00 Wita, Selasa (2/3/2017) dini hari, di Jalan Mangga, tepatnya di Lorong Samping Hotel Mulia Indah Palopo.

Korban, Pike yang tercatat sebagai warga Jalan Anggrek Non Blok, sekitar Jembatan Putih, bersahabat dengan pelaku.

Menurut dua saksi mata, Alamsyah dan Kedi, bahwa sebelum memerangi Pikei, Ks dan Pikei minum Miras Topi Rioja bersama. Namun, diduga karena sudah dirasuki alkohol, dua sahabat itu bertengkar dan cekcok.

Nah, saat itulah, KS mengambil sebilah parang yang disimpannya di pagar depan rumah, dan langsung menebas kepala korban hingga luka serius. Korban kemudian dalam kondisi berlumuran darah dilarikan ke RS Atmedika Palopo untuk menjalani perawatan medis. Namun, selanjutnya, korban dirujuk ke RS Bintang Laut. (echa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 2 =