LUTIM — Siapa tidak kenal dengan PT Vale yang sebelumnya bernama PT International Nickel Indonesia Tbk. (PT Inco) di Kabupaten Luwu Timur.

Perusahaan ini mengoperasikan tambang nikel open pit dan pabrik pengolahan sejak tahun 1968. Saat ini, Vale menjadi produsen nikel terbesar di Indonesia dan menyumbang 5% pasokan nikel dunia.

Untuk memastikan operasi tetap berjalan lancar, PT Vale kini di sokong oleh tiga Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Masing-masing PLTA Larona dengan tiga unit turbin dengan produksi daya listrik rata-rata sebesar 165 megawatt. PLTA Balambano dengan dua turbin yang memiliki produksi daya listrik rata-rata 110 megawatt serta PLTA Karebbe juga dua turbin dengan rata-rata produksi 90 megawatt. Selain untuk keperluan perusahaan, listrik juga sebagian digunakan oleh masyarakat melalui PLN. Sumber tenaga dari ketiga PLTA ini berasal dari Danau Matano, Mahalona dan Towuti.

Redaksi Koranseruya.com bersama rombongan Journalisme Visit 2018 berksesempatan mengunjungi PLTA Balambano yang terletak di Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/7/18). Meski menyajikan pemandangan yang indah, namun PLTA ini tidak terbuka untuk umum. Nonton videox diatas. (asm)