Kapolres Tana Toraja, AKBP Arief Satrio, memperlihatkan pohon ganja setinggi 2 meter yang ikut disita polisi, terkait penemuan 2 kebun ganja di Tana Toraja dan Toraja Utara.
Kapolres Tana Toraja, AKBP Arief Satrio, memperlihatkan pohon ganja setinggi 2 meter yang ikut disita polisi, terkait penemuan 2 kebun ganja di Tana Toraja dan Toraja Utara.

LAPORAN: Lisna Boroallo, Toraja Utara

KORAN SeruYA–Kapolres Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, AKBP Arief Satrio, mengatakan, hingga saat ini, anggotanya masih mengejar dan mencari Rustam, pemilik kebun ganja di daerah To’ Banga, Dusun Tallang, Lembang Sapan Kua-kua, Kecamatan Buntao, Toraja Utara.

“Dua pelaku sudah diamankan, 1 orang masih buron atas nama Rustam,” kata Kapolrs Tana Toraja, AKBP Arief Satrio.

Berikut penjelasan resmi Kapolres Tana Toraja, AKBP Arief Satrio, lewat rekaman video berikut ini.

Sebelumnya diberitakan, terbongkarnya adanya kebun ganja dan lokasi pembibitan ganja di Tana Toraja dan Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, memantik reaksi berbagai kalangan di daerah berjuluk ‘Bumi Lakipadada’ itu. Unsur Polri, TNI, DPRD, serta jajaran pemerintah setempat, Jumat (17/3/2017) meninjau kebun ganja tersebut yang sudah diamankan polisi sejak Kamis (16/3/2017) pagi lalu.

Wakapolres Tana Toraja, Kompol Z. Saalino, bersama Kasdim Mayor Inf Samuel Ledan, Anggota DPRD Toraja Utara, Nabor Rantetandung, memusnahkan tanaman ganja yang ditanam di depan rumah Rustam, daerah To’ Banga, Dusun Tallang, Lembang Sapan Kua-kua, Kecamatan Buntao, Toraja Utara. (foto Lisna Boroallo)

Di halaman rumah Rustam ini, ditemukan sekitar 39 batang pohon ganja, termasuk bibit ganja dalam pot bekas mi instan sebanyak 15 buah. Semua pohon ganja tersebut langsung dimusnahkan aparat disaksikan warga setempat. Juga diambil beberapa sample untuk diuji di Laboratorium Forensik.

Wakapolres Tana Toraja, Kompol Z. Saalino, mengaku prihatin atas temuan kebun ganja di daerah itu. Dia berharap, peran semua pihak dari berbagai kalangan, untuk proaktif membantu aparat penegak hukum melaporkan jika menemukan adanya kebun ganja di sekitar tempat tinggalnya.

Atas temuan kebun ganja di daerah itu, Kompol Saalino menduga, tidak menutup kemungkinan masih ada warga yang menanam ganja, sehingga pihaknya akan terus melakukan penyelidikan. “Kita akan selidiki,” katanya. (lisna)