Tiga ibu-ibu mencoba terapi ikan di Taman Swimbath Palopo, kemarin. Mereka tertawa geli setelah merasakan sensasi gigitan ikan dewa di telapak dan jari-jari kakinya, setelah memasukkan kaki ke dalam kolam. (ft/israil laingly)
Tiga ibu-ibu mencoba terapi ikan di Taman Swimbath Palopo, kemarin. Mereka tertawa geli setelah merasakan sensasi gigitan ikan dewa di telapak dan jari-jari kakinya, setelah memasukkan kaki ke dalam kolam. (ft/israil laingly)

KORAN SeruYA–Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, mengaku setuju jika Taman Swimbath Latuppa dikelola Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di salah satu SKPD terkait, setelah diresmikan, Sabtu (10/9) mendatang.

Taman Swimbath Latuppa yang dibangun dengan anggaran Rp4,3 miliar telah rampung pembangunannya dan siap dibuka untuk masyarakat umum, sebagai salah satu taman wisata keluarga bagi masyarakat. Taman ini berada di Latuppa, tepatnya di dekat Kolam Renang Sembat Palopo.

“Setelah peresmian nantinya, Taman Swimbath Latuppa akan dikelola dengan baik. Kalau perlu, dikelola UPTD,” kata Judas Amir, kemarin.

Beberapa usulan disampaikan kepada Wali Kota, terkait pengelolaan Taman Swimbath Palopo. Usulan pertama, taman tersebut dipihakketigakan kepada swasta, dan dikelola UPTD.

Taman yang menjadi salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Palopo ini, dilengkapi berbagai sarana dan prasarana wisata keluarga, seperti arena permainan anak, kolam anak, kolam terapi ikan dewa, panggung hiburan, lapangan futsal anak, termasuk tiga patung pahlawan nasional masing-masing patung Andi Djemma, Soekarno, dan Opu Dg Risaju.

VIDEO SENSASI TERAPI IKAN DEWA DI TAMAN SWIMBATH PALOPO:

Berbagai tanaman obat-obatan dan tanaman langka juga ada di Taman Swimbath Latuppa, termasuk tanaman markisa, sehingga suasana hijau benar-benar terasa ketika memasuki taman tersebut.

Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, mencoba terapi ikan dewa, kemarin. Turut mendampingi Wali Kota mencoba sensasi terapi ikan dewa, seperti Kepala Bappeda Palopo, Firmanzah DP, Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Palopo, Anthonius Dengen, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Renaldi, termasuk Ketua Dekopinda Palopo, Zirmayanto, dan Pimpred KORAN SeruYA, Chaerul Baderu, serta sejumlah wartawan media cetak dan elektronik.

Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, mengatakan, nantinya Taman Swimbath Latuppa akan dijadikan tempat rekreasi keluarga, untuk menjawab kebutuhan masyarakat Kota Palopo. “Saya tidak menyangka, suasananya sangat nyaman dan sejuk. Apalagi ada terapi ikan dewa, benar-benar tempat rekreasi keluarga yang nyaman,” kata Judas Amir.

Untuk pengembangan ke tahun depan, Kolam Renang Sembat Latuppa akan direnovasi, sehingga Taman Swimbath akan semakin lengkap, menjadi tempat rekreasi yang lengkap. “Anak-anak sekolah juga bisa berenang untuk kepentingan olahraga. Termasuk dibuka untuk masyarakat umum,” kata Judas.

Khusus panggung hiburan yang ada dalam areal Taman Swimbath, Judas Amir menyarankan kepada pengelola nantinya agar setiap harinya ada kegiatan seni dan budaya, sehingga pengunjung bisa menikmati hiburan. “Saya lihat, banyak band-band anak muda Palopo, nantinya bisa diundang untuk tampil,” kata Judas.

Untuk diketahui, meski Taman Swimbath Latuppa belum dibuka untuk umum, masyarakat sudah ramai berkunjung. Bahkan, saat Wali Kota bersama sejumlah pejabat dan pers meninjau Taman Swimbath Latuppa, sejumlah warga ikut masuk dan mencoba terapi ikan dewa.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Palopo, Anthonius Dengen menyebutkan, selama ini sudah banyak warga yang minta ijin untuk foto prewedding. “Tapi, karena belum dibuka resmi, belum bisa,” katanya. (satriani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 3 =