Irwan Bachry Syam
Irwan Bachry Syam

KORANSERUYA.com. Menjadi sarjana belum cukup. Akan tetapi harus menjadi sarjana yang kreatif dan berjiwa kompetisi. lulusan perguruan tinggi harus punya paradigma untuk menciptakan lapangan kerja minimal untuk dirinya sendiri bukan bercita cita untuk dipekerjakan.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Luwu timur, Irwan Bachry Syam saat menyampaikan orasi ilmiahnya di depan wisudawan dan civitas akademika Universitas Cokroaminoto Palopo Rabu, (22/03/2017).

Irwan mengatakan lulusan perguruan tinggi haruslah kreatif. ” Saya menantang para sarjana untuk kembali ke desanya masing-masing untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di perguruan tinggi,” katanya.

Menurutnya, peluang yang ada di desa terbuka lebar terutama bagi para alumni perguruan tinggi yang memang punya semangat untuk ikut andil dalam memajukan pembangunan bangsa khususnya di desa.

Lebih jauh Irwan memaparkan bahwa di Kabupaten Luwu Timur punya program “one zone one community” atau satu desa satu produk. Program tersebut mendorong setiap desa untuk mengembangkan produk unggulan mereka, hal tersebut diharapkan akan bermuara pada percepatan pembangunan di Kabupaten Luwu Timur.

Keberhasilan program “one zone one community” tentu membutuhkan sumberdaya yang kreatif dan penuh inovasi. Untuk itu ia mengundang generasi muda terutama para sarjana untuk kembali ke desa dan ikut berkontribusi dalam program tersebut. “Kabupaten Luwu Timur terbuka untuk generasi muda yang inovatif dan berjiwa kompetisi. Mari ke Luwu Timur,” katanya. (hms/adn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

seventeen − 6 =