Aksi telanjang bulat sambil mengendarai motor matic Yamah XRide dilakukan seorang di sepanjang Jalan Poros Rantepao, Toraja Utara, Kamis (27/7/2017) sore.
Aksi telanjang bulat sambil mengendarai motor matic Yamah XRide dilakukan seorang di sepanjang Jalan Poros Rantepao, Toraja Utara, Kamis (27/7/2017) sore.

KORANSERUYA.COM–Seorang PNS di jajaran Pemkab Toraja Utara, berinisial AT, 38 tahun, membuat geger warga setempat. Di siang bolong, pria ini mengendarai sepeda motornya dalam keadaan telanjang bulat atau tidak mengenakan pakaian.

Aksi telanjang bulat AT ini naik motor ini, menjadi tontonan warga di sepanjang Jalan Poros Rantepao, Toraja Utara. Namun, ulah AT ini berujung ke kantor polisi. Dia diamankan Polres Tana Toraja, Kamis (27/7/2017) sore.

Personel Polres Tana Toraja mengamankan AT di rumah orang tuanya. AT adalah warga Rantelemo, Kecamatan Makale Utara, Tana Toraja. “Identitasnya sudah diketahui, dan saat ini sementara diperiksa,” ujar Kapolres Tana Toraja, AKBP Yohanes Richard Adriands.

“Sudah di test narkoba, hasilnya negatif, dan diduga karena stress hingga dia buat sensasi,” jelas AKBP Yohanes Richard Adriands.

(BACA JUGA): Sambut HUT RI, Er Cut Barbershop Palopo Diskon Khusus Pelajar Mahasiswa




AT tanpa busana pun lewat didepan pos jaga Satlantas Polsek Rantepao, di bundaran Kandean Dulang, dengan mengendarai motor yamaha matic. “Benar aksi itu terjadi, personel melihat dan lewat secara spontan,” ujar Panit I Satlantas Polsek Rantepao, Iptu Jatmika.

Iptu Jatmika menuturkan motor yang digunakan diduga berasal dari kota Makale, Tana Toraja. Pria tanpa busana ini memakai helm dan sepatu saat menampilkan aksi nekatnya tersebut.

Awalnya, AT sulit dikenali identitasnya karena memakai helm tertutup. Dia hanya memakai sepatu, namun tanpa baju, celana dan celana dalam.

(BACA JUGA): SOCCER SERUYA: Neymar Didukung Sang Mantan

Beberapa warga yang menyaksikan ulah AT tertawa, namun sebagian heran dan bertanya-tanya siapa pria itu.

Wakapolres Tana Toraja Kompol Z Zaalino mengatakan kasus ini menjadi perhatian Mabes Polri. Untuk Sementara pihaknya belum mengambil kesimpulan dan masih melakukan penyelidikan.

“Ini kasus kedua di Indonesia. Kami akan panggil atasan Pelaku dan menunggu pemeriksaan psikiater untuk mengetahui kondsi kejiwaan pelaku,” pungkasnya. (*/cbd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × three =